Berita HST

Tak Seramai Tahun Lalu, Pengrajin Pakasam Desa Mahang Tak Bikin Stok Banyak, Begini Cara Membuatnya

Penjualan pakasam lebaran tahun ini tak seramai tahun lalu. Itulah yang dirasakan Nurlela Azizah, pengrajin pakasam Desa Mahang, Kecamatan Pandawan.

banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Sentra penjualan pakasam di Pasar Agrobisnis Tradisional Moderen, Barabai. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penjualan pakasam lebaran tahun ini tak seramai tahun lalu. Itulah yang dirasakan Nurlela Azizah, pengrajin pakasam Desa Mahang, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dibeberkannya, harga pakasam sapat saat ini hanya Rp 35 ribu per kilogram Harga ini lebih murah dibanding dengan harga pakasam ikan lainnya.

Misalnya saja pakasam papuyu dan haruan bisa mencapai Rp 90 hingga 100 ribu per kilogram.

Dalam sehari ia mampu menjual 10 kilogram pakasam sapat. Dibeberkannya, menjelang lebaran tahun lalu berbeda dengan tahun ini.

Pasalnya, tahun lalu ia mampu membuat pakasam hingga empat kali lipat per hari. Namun, pada musim pandemik covid-19 seperti sekarang, penjualan pakasam mengalami penurunan.

Kisah Perawat di Ruang Isolasi Covid-19 RSHHB Kandangan, Bertahan dengan Kekuatan Ikhtiar dan Doa

Acungkan Senjata Tajam, Napi Asimilasi di Giring Ke Mapolsek Banjarmasin Tengah

Arab Saudi Lakukan Persiapan New Normal, Jam Malam Dicabut Mulai 21 Juni Kecuali di Mekkah

"Ya ada penurunan. Tahun lalu, jauh-jauh hari sebelum lebaran sudah nyetok. Tahun ini tidak," katanya.

Soal pakasamnya, sudah terkenal sampai ke berbagai daerah. Termasuk ke luar negeri.

Tak jarang ia mendapat order pakasam dari negara Thailand dan Arab Saudi.

"Paling sering dikirim ke Thailand," bebernya.

Halaman
123
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved