Pembatasan Sosial Kelurahan Humanis

Biaya Rapid Test Tak Murah, Asperindo Kalsel Mengaku Keberatan Menyikapi Aturan Dishub Palangkaraya

Dalam sebulan, satu sopir harus melakukan rapid test paling sedikit empat kali, Sementara biaya sekali pemeriksaan, sekitar Rp 500 ribu

istimewa/Polsek Kapuas Timur
Pemeriksaan di Satgas Perbatasan Anjir Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyikapi aturan mengenai surat bebas Covid-19 untuk masuk Palangkaraya, Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Kalsel, Depi Hariyanto, menyatakan keberatan.

“Apalagi masa berlaku surat rapid test tidak lebih dari satu pekan,” ujarnya.

Artinya dalam sebulan, satu sopir harus melakukan rapid test paling sedikit empat kali.

Pedagang Pasar Besar Banyak Tertular Covid-19 dari Luar Palangkaraya, Dishub Tegaskan ini

Mendadak Via Vallen Cari Sosok Pria Ini, Sebut Belum Menikah dan Mau Bertanggung Jawab

Niat Kerjai Ahok BTP, Anak Uya Kuya Malah Kena Batunya, Cinta Kuya Justru Telepon Orang Ini

Sementara biaya sekali pemeriksaan, menurut Depi, sekitar Rp 500 ribu.

“Itu artinya perusahaan harus menyiapkan sekitar Rp 2 juta untuk satu sopir setiap bulannya,” kata Branch Manager JNE Banjarmasin tersebut.

Selain itu, menurut Depi, anggota Asperindo Kalsel sudah menerapkan protokol kesehatan.

“Anggota Asperindo juga sudah mendapatkan surat rekomendasi dari Kominfo terkait pengiriman barang,” ujarnya.

Sedangkan Regional Manager J&T Express Kalsel, Sujono Sutedjo, menyatakan siap mengikuti aturan yang diterapkan pemerintah di Kalteng.

“Kalau memang aturannya seperti itu, kami bersedia untuk oupir angkut barang diadakan rapid test terlebih dahulu,” ucapnya.

Demikian pula Direktur Utama PT Borneo Arta Mandiri (BAM Cargo) Banjarmasin, Nanang Suriyana.

“Saya sudah instruksikan tim agar semua driver yang ke arah Kalteng harus membuat surat kesehatan diri dan bebas dari covid 19,” kata Sekretaris Asperindo Kalsel ini. (edisi cetak)

 

--

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved