Berita HSU

VIDEO 1.270 ASN Kabupaten HSU Jalani Rapid Test, Kali Ini Giliran Pejabat Eselon II

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten HSU akan dilakukan rapid test secara bertahap dari pimpinan dan kali ini kepada pejabat eselon II

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten HSU akan dilakukan rapid test, kegiatan ini dilakukan secara bertahap dari pimpinan dan kali ini dilaksanakan kepada pejabat eselon II.

Rapid test dilakukan di ruang laboratorium RSUD Pambalah Batung Amuntai, dilaksanakan mulai pukul 08.30 Wita sampai dengan selesai sekitar pukul 11.00 Wita.

Sejak pagi tampak pejabat dari eselon II berdatangan untuk melakukan rapid test.

Seluruh yang masuk ke area RSUD Pambalah Batung diminta untuk mencuci tangan menggunakan sabun yang disediakan didekat pintu masuk serta dilakukan screening pengecekan suhu tubuh.

Direktur RSUD Pambalah Batung Amuntai, dr M Yandi Friyandi, mengatakan ini adalah hari kedua dilakukan rapid test di jajaran ASN Pemerintah Daerah dan masih akan berlangsung sampai seluruh ASN kecuali guru.

Satu Lagi, Warga Kabupaten HSU Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Perbatasan Tabalong Ada Posko Screening, Pengendara Suhu di Atas Normal Siap-siap Dirapid Test

UPDATE Arah Kiblat saat Matahari Tepat di Atas Kabah 27 & 28 Mei, Dr Muh: Rashdul Qiblah Global

Pasokan BBM Masih Aman, Pengelola SPBU di Palangkaraya ini Membekali Sopir dengan Surat Keterangan

“Kami mendata ada 1.270 ASN yang rencanananya akan dilakukan rapid test, sesuai dengan prosedur jika ada ASN yang hasil rapid test nya menunjukkan hasil reaktif maka akan dilakukan swab dan melakukan isolasi mandiri,” ujarnya.

Hasil dari rapid test bisa diketahui 15 menit setelah dilakukan rapid test dan pihak rumah sakit akan terus melakukan pendataan dengan hasil rapid test yang dilakukan.

Dr Yandi menambahkan untuk alat rapid test mereka juga telah menyiapkan dari bantuan Pemerintah Daerah Provinsi ditambah dengan Pemerintah Daerah HSU dan pengadaannya sesuai regulasi yang diatur kementrian dalam negeri melalui salahsatu dari 34 distributor resmi untuk penyedia peralatan rapid test.

Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi yang telah melakukan rapid test mengatakan dirinya datang dengan membawa persyaratan yang diminta yaitu fotocopy KTP. Dan pengambilan darah dilakukan secara cepat.

Dirinya sangat mendukung dengan adanya program ini karena untuk mengetahui kondisi dari ASN yang ada di Pemerintah Daerah HSU.

“Rapid test dilakukan dengan tetap memperhatikan tindakan pencegahan dimana di tempat menunggu antrian diberi jarak dan tidak bersalaman serta seluruhnya menggunakan masker, ASN perlu menjadi contoh bagi masyarakat dalam kegiatan apapun yang dilakukan tetap harus memperhatikan tindakan pencegahan Covid-19,” ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved