Wabah Corona di Kalteng

New Normal Palangkaraya, Wali Kota Fairid Naparin Sampaikan ini di Akun Medsos

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin dalam akun Instagramnya, menyambut baik masuknya Palangkaraya dalam kota yang akan diberlakukan New Normal

istimewa
Petugas kepolisian dan TNI juga tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Palangkaraya, hingga, Kamis (28/5/2020) terus menjalankan tugasnya membagikan masker kepada warga. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat dan mulai melakukan sosialisasi sebelum konsep new normal diberlakukan.

Rencana pelaksanaan New Normal ini, Kamis (28/5/2020) masih jadi perbincangan hangat di kalangan warga Palangkaraya karena pelaksanaan penyebaran Covid-19 di Kalteng maupun di Palangkaraya masih cukup tinggi.

Bahkan sebagian warga Palangkaraya merasa was-was dengan kebijakan tersebut, terutama jika anak mereka melakukan proses belajar di sekolah.

"Kami belum tau kapan anak-anak sekolah, jika proses belajar dibuka di sekolah, anak-anak harus benar-benar terjaga APD," ujar Kristina salah satu orangtua siswa di Jalan Paus Raya Palangkaraya.

Verrell Bramasta Pamer Foto Telanjang Dada, Kehadiran Febby Rastanty Jadi Sorotan

Foto Shah Rukh Khan Saat Masih Kuliah Viral, Bisa Tebak Mana Ayah Suhana dan Aryan Khan?

Lamaran Atta Halilintar pada Aurel Disinggung Ashanty, Anang Hermansyah Sindir Calon Menantu

Sementara itu, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin dalam akun Instagramnya, menyambut baik masuknya Palangkaraya dalam kota yang akan diberlakukan New Normal tersebut.

Dia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Palangkaraya.

"Pelaksanaan New Normal tetap mengacu pada Protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangkaraya, Hj Umi Mastikah, melalui, akun Facebooknya mengungkapkan, masyarakat tetap harus membiasakan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti yang dilakukan sejak penerapan PSBB hingga PSKH saat ini.

Dia mengatakan, selain sesuai protokol Kesehatan, imunitas atau daya tahan tubuh juga harus diperkuat, selain itu juga memperkuat imunitas ekonomi melalui new normal tersebut.

"Ekonomi kita harus terus berdetak yang sebelumnya berjalan lambat perlahan akan dipercepat sesuai tahapan new normal," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved