Kisah Inspiratif

Pahitnya Kehidupan Pengantar Undangan di Pelaihari, Odi Kini Hanya Berharap dari Mengantar Koran

Lelaki berusia 50 tahun yang akrab disapa Odi ini menuturkan sumber utama penghasilannya adalah mengantar undangan pesta perkawinan.

banjarmasinpost.co.id/roy
ODI, tukang antar undangan pesta perkawinan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Banyak pedagang dan pekerja swasta yang terpuruk akibat mewabahnya corona virus diseases (covid-19).

Terlebih sejak status tanggap darurat ditetapkan pemerintah.
Aktivitas yang memunculkan kerumunan dilarang.

Termasuk pesta perkawinan.

Bahkan Kantor Urusan Agama (KUA) tidak lagi melayani pernikahan.

Semua ini membuat Rusdiansyah, yang merupakan kurir pengantar undangan, menganggur.

Tabiat Asli Rezky Adhitya Dibongkar Teuku Wisnu, Suami Shireen Sampai Malu, Citra Kirana Mengiyakan

Wanita Ini Lepas Celana Dalam Lalu Gunakan Sebagai Masker karena Tak Dilayani di Kantor Pos

Anda Merasa Cuaca Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini? Berikut Penjelasan dan Tips dari BMKG

“Saya tak ada lagi pemasukan karena tak ada lagi orang yang melaksanakan pesta perkawinan,” tuturnya kepada BPost, Rabu (27/5).

Lelaki berusia 50 tahun yang akrab disapa Odi ini menuturkan sumber utama penghasilannya adalah mengantar undangan pesta perkawinan.

“Saya juga mengantar koran, tapi cuma sepuluh eksemplar,” ucapnya.

Selain itu, dia tak punya usaha lain.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved