Bumi Selidah

Pandemi, Pemkab Batola Gelar Rakor Ketersediaan Pangan

Bupati Batola memberi arahan agar ketersediaan pangan yang telah dilaporkan Satgas Ketahanan Pangan dapat dipastikan jumlah dan keberadaannya.

HUMPRO KABUPATEN BARITO KUALA (BATOLA)
Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (26/05/2020) sore lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Mempersiapkan ketersediaan pangan dampak pandemi Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (26/05/2020) sore lalu.

Bertempat di Kediaman Bupati Batola, rakor melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) H Abdul Manaf, Kepala Bappelitbang H Zulkifli Yadi Noor, Kadiskoperindag Purkan, Kadisbunnak Suwartono Susanto, Kadistan TPH Murniati, dan Kepala DKPP Rahmanuddin, serta sejumlah kabid SKPD terkait.

Rakor yang dihadiri langsung Bupati Hj Noormiliyani AS ini membicarakan sejumlah kesiapan terutama terkait stock pangan untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

Bupati memberi arahan agar ketersediaan pangan yang telah dilaporkan Satgas Ketahanan Pangan dapat dipastikan jumlah dan keberadaannya.

Sehingga saat diperlukan untuk penanganan dampak pandemi Covid-19, dapat direalisasikan sesuai kebutuhan.

Selain itu, data valid terhadap jenis stock diminta disampaikan agar diketahui apakah surplus atau defisit, sehingga bisa diambil langkah cepat untuk penambahan stock baik dengan membeli dari kabupaten/kota di Kalsel maupun luar Kalsel.

Terkait penurunan daya beli masyarakat akibat pandemi, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu berpandangan, perlu dilakukan operasi pasar, terutama terhadap 11 bahan pangan yang harus tersedia secara lokal Batola.

“Agar operasi berjalan lancar maka ketersediaan dan kepastian stock pangan harus benar-benar terdetiksi baik jumlah dan posisi penyimpanannya,” pinta Noormiliyani.

Disebutkan, stok pangan Kabupaten Batola saat ini sebagian berada di lumbung-lumbung milik gapoktan, masyarakat, penggilingan padi, dan resi gudang yang ada di Kecamatan Mandastana dan Anjir Muara.

Halaman
123
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved