Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Pangkas Anggaran Belanja Daerah Rp 160 Miliar, Dananya untuk Ini 

Pemko Banjarmasin pangkas anggaran belanja daerah sebesar Rp 160 miliar untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 sekaligus mengimbangi turunnya PAD.

banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kepala Bakeuda Kota Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin pangkas anggaran belanja daerah sebesar Rp 160 miliar untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 sekaligus mengimbangi kondisi turunnya PAD masa pandemi.

Jum lah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel melonjak tajam beberapa waktu belakangan menyentuh angka 819 kasus hingga pukul 16.00 WITA, Kamis (28/5/2020).

Termasuk diantaranya kasus di Kota Banjarmasin yang merupakan wilayah dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tertinggi se-Kalsel mencapai angka 365 kasus. 

Tren peningkatan kasus Covid-19 ini membuat Pemerintah Kota Banjarmasin memutar otak menyediakan anggaran untuk membiayai penanganan dan pencegahan Covid-19 di Banjarmasin. 

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah, Bakeuda Kota Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil, melalui Rapat Koordinasi Penyesuaian APBD Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2020, Jumat (29/5/2020), Pemerintah Kota berhasil mengupayakan kembali pemangkasan anggaran sebesar kurang lebih Rp 160 miliar. 

Cerita Perawat Pasien Covid-19 RSUD Ulin Banjarmasin, Kacamata Buram hingga Sulit Bernafas

Memasuki Kenormalan Baru, Sekda Banjar Tegaskan Buka Tempat Ibadah untuk Salat Jumat

PSBB Banjarbaru Berakhir Hari Ini, Era New Normal, Pelaku Usaha Diminta Ikuti Protokol Kesehatan

Belajar di Rumah Diperpanjang, Kadisidik Tanbu Ingatkan Tak Boleh Ada Siswa Tinggal Kelas

Angka tersebut diupayakan melalui pemangkasan anggaran belanja barang, jasa dan modal di seluruh satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin. 

Dimana selain untuk membiayai upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 di Banjarmasin, pemangkasan belanja menurut Subhan juga perlu dilakukan mengingat sumber pendapatan dalam APBD Kota Banjarmasin Tahun 2020 turut menurun akibat Pandemi Covid-19

"Karena PAD turun sekitar Rp 200 miliaran lebih, dana perimbangan juga turun, jadi belanja pun harus disesuaikan. Rp 160 miliar itu yang kita sisir hari ini menutupi penerimaan pendapatan juga," kata Subhan usai menghadiri rapat koordinasi yang digelar di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin tersebut. 

Apalagi menurutnya sesuai kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Kalsel, masing-masing kabupaten/kota di Kalsel diminta untuk menyiapkan anggaran setidaknya Rp 100 miliar untuk penanganan dan pencegahan Covid-19

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved