Kriminalitas Regional

Pria Mengaku Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara Ini Minta Jokowi Mundur, Ditangkap Polisi

Ruslan Buton pecatan TNI yang meminta Presiden Joko Widodo legowo untuk mundur di tengah pandemi Covid-19

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pria Mengaku Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara Ruslan Buton meminta Presiden Joko Widodo legowo untuk mundur di tengah pandemi Covid-19.

Pecatan TNI ini akhirnya diamankan tim gabungan di Kabupaten Buton pada Kamis (28/5/2020).

Video yang berisi suara Ruslan yang meminta Jokowi legowo untuk mundur sempat viral di media sosial.

Ruslan ditangkap di Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba Dusun Lacupea, Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Mekanisme Sekolah Buka Diumumkan Minggu Depan, Ini Syarat Diumumkan Mendikbud Nadiem Makarim

Kerusuhan Akibat Kematian George Floyd Meluas, California & Los Angeles, National Guard Diturunkan

Agnez Mo Mengaku Hatinya Terluka dan Marah Akibat Kematian George Floyd

Menurut Kapolda Sultra Irjen Merdisyam, yang bersangkutan kooperatif saat diamankan.

Ia menjelaskan saat ini Ruslan dalam perjalanan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

"Kami di Polda hanya membantu dalam penangkapan saja. Kasus ditangani Mabes Polri," jelas Merdisyam, Jumat (29/5/2020) dilansir dari Tribunnews.com.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan menjelaskan ‎dalam penangkapan itu, tim menyita sebuah telepon genggam beserta SIM card dan satu kartu tanda penduduk (KTP) milik Ruslan Buton.

Dari hasil pemeriksaan awal pelaku mengaku rekaman suara yang meminta Presiden Jokowi mundur itu adalah benar suaranya sendiri.

Ruslan membuat pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo dalam bentuk video yang viral pada 18 Mei 2020.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved