Berita Banjarbaru

PSBB Banjarbaru Berakhir Hari Ini, Era New Normal, Pelaku Usaha Diminta Ikuti Protokol Kesehatan

PSBB di Kota Banjarbaru dan Banjar berakhir hari ini. Berikutnya menyongsong era baru new normal. Pelaku usaha diminta ikuti protokol kesehatan.

istimewa
Wali Kota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani didampingi Wakilnya, Darmawan Jaya Setiawan bersama tim terkait mengadakan evaluasi PSBB di kantor Pemko Banjarbaru, Jumat (29/5/2020) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar berakhir hari ini. Berikutnya menyongsong era baru New Normal. Para pelaku usaha diminta ikuti protokol kesehatan.

Sebuah tatanan kehidupan baru atau yang akhir-akhir ini sering didengar dengan New Normal pun dibicarakan.

New Normal adalah sebuah tatanan kehidupan baru yang mana kehidupan normal diperbaharui. Di sini Masyarakat akan diberikan kelonggaran untuk beraktivitas. Namun, harus tetap disiplin dengan protokol kesehatan.

Dandim 1006 Martapura, Letkol Arm Siswo Budiarto mengungkapkan, untuk melakukan suatu tatanan kehidupan yang baru harus melakukan langkah kongkret seperti pendisiplinan Masyarakat ditempat-tempat yang dilonggarkan.

MUI HSS Perbaharui Imbauan Salat Jumat Disaat Pandemi, Ini Isinya

Ini Syarat untuk Pembuatan Surat Jalan dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kapuas

PSBB Kabupaten Kapuas Diberlakukan Mulai 1 Juni, Bupati Harapkan Ini

Penanganan Covid-19, Pemkab Kapuas Siapkan 80 Rumah Karantina

Ia mengatakan, bahwa hal ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan PSBB, di mana kesadaran Masyarakat untuk menggunakan masker sudah meningkat. Akan tetapi, untuk mematuhi dan mengikuti peraturan dalam protokol kesehatan seperti sosial distancing maupun physical distancing masih rendah.

"Pasar, restauran, mall, tempat rekreasi yang bisa mengumpulkan banyak orang, perlu ditata ulang," ujar Siswo kepada Media, Jumat (29/5/2020).

Dalam kesempatan menyampaikan evaluasi penerapan PSBB di Kantor Wali Kota Banjarbaru tersebut saran itulah yang disampaikan Letkol Arm Siswo Budiarto kepada Wali Kota Banjarbaru selaku pengambil kebijakan.

Ia juga mengatakan, harus pula menerapkan disiplin dan tidak lupa dengan protokol kesehatan dengan pengawasan aparat gabungan di antaranya, TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.

"Para pelaku usaha harus mengikuti prosedur, kalau tidak, dikhawatirkan akan semakin banyak orang terpapar sehingga penyebaran virus corona ini semakin tidak terkendali dan diharapkan juga dalam pelaksanaan suatu tatanan kehidupan yang baru, ada payung hukum yang berupa peraturan Wali Kota atau Bupati yang mana berisikan ketentuan dan sanksi bagi yang melanggar aturan tersebut," tegasnya.

Menurutnya, pemerintah sudah berupaya dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini melalui penerapan PSBB yang digelar selama 14 hari.

"Harapannya dengan diterapkannya kembali program dari pemerintah dapat mengurangi dampak dari wabah Covid-19 ini, sehingga Masyarakat dapat kembali melakukan aktivas seperti biasanya," harapannya.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved