Kejogja Kalsel

Syawalan Virtual Kejogja Kalsel, Seru Diikuti Anggota Hingga Luar Kalsel, Ini Sambutan Bupati Tala

Silaturahmi di tengah pandemi Covid-19, Kempalan Keluarga Jogja (Kejogja) Kalsel, menggelar syawalan virtual, Jumat (29/5/2020) malam.

screening shot
Bupati Tanahlaut, H Sukamta yang ikut gabung dalam Syawalan Virtual Kejogja Kalsel 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk tetap menjaga silaturahmi dan saling bermaafan di tengah pandemi Covid-19, Kempalan Keluarga Jogja (Kejogja) Kalsel, menggelar syawalan virtual, Jumat (29/5/2020) malam.

Diikuti anggota yang berada di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya, menurut ketua Kejogja Suharyanto, acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan sosial yang dilakukan dalam dua bulan ini.

Di antaranya pembagian sembako kepada warga yang terdampak Corona, pembagian 2.500 makser, serta kajian online selama Ramadan.

Mengenai acara syawalan virtual ini, selain sebagai bentuk silaturahmi antar anggota juga dari bentuk penghormatan mereka yang muda kepada yang lebih tua.

“Dalam syawalan virtual justru lebih luas, sementara kalau secara langsung malah susah untuk berkumpul,” ujarnya.

540 Orang Karyawan RSUD Pambalah Batung Amuntai Dirapid Test, Hasilnya 74 Orang Reaktif

4 Alasan Kemendikbud Tetapkan Tahun Ajaran Baru 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020

135 Tenaga Medis Terpapar Virus Corona, Nasib Pasien Covid-19?

Resmi, Batola Perpanjang PSBB Sampai 12 Juni 2020

Bahkan syawalan virtual juga dihadiri anggota Kejogja yang sudah tidak lagi berdomisili di Kalsel. Mereka yang ikut serta dari Pontianak, Depok, Mentawai, Tasikmalaya hingga Watampone, Sulawesi Selatan. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Mujiyat yang juga pembina Kejogja.

Syawalan virtual diawali sambutan dari pembina Kejogja yang juga Bupati Tanahlaut H Sukamta. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa anggota Kejogja harus mengambil pembelajaran dari Covid-19.

“Tidak harus selalu berkumpul, tapi hati kita harus satu. Kita jangan terlalu simbolik, walau tidak kumpul tapi hati kita yang menjadi satu, menjadi satu kekuatan besar,” pesannya.

Ditambahkan Sukamta, syawalan virtual bisa menambah keakraban dan dengan sejumlah kegiatan sosial, saatnya Kejogja menunjukan bahwa kita bisa berbuat dan bisa memberi kontribusi yang besar bagi Kalimantan Selatan.

Dalam syawalan secara online ini juga diisi tausyiah dari Ustadz Taufik Ridwan, dari Bantul, Yogyakarta.

Ustadz Taufik yang juga merupakan pengurus ICMI DIY, sekaligus CEO Dini Mediapro ini kepada anggota Kejogja menyampaikan selamat kepada anggota Kejogja yang sudah bisa melalui Ramadan dan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19.

“Allah melarang jangan tercerai-berai, apalagi hanya gara-gara tidak bersalam-salaman. Meski tidak bersalaman persaudaraan tetap terjalin, termasuk melalui syawalan virtual. Umat Islam jangan sampai tercerai berai akibat corona, karena hubungan yang terbangun tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat,” pesannya.

Tak lupa, acara juga diisi dengan pembagian doorprize secara virtual dan salam halalbihalal dari sejumlah anggota.

(banjarmasinpost.co.id/hari tri widodo)

Penulis: R Hari Tri Widodo
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved