Berita Jakarta

Gelar Akad Nikah di Rumah Ibadah, Begini Kata Menteri Agama

Menteri Agama wajibkan warga yang ingin menggelar akad nikah di rumah ibadah agar menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari virus corona.

TRIBUNNEWS/SENI TRI SULISTYONO
Menteri Agama RI, Fachrul Razi. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kegiatan akad nikah atau perkawinan di rumah ibadah yang mungkin tertunda karena wabah virus corona atau Covid-19,  bisa saja dilaksanakan

Namun, rambu-rambunya seperti yang dikatakan Menteri Agama, Fachrul Razi.

Dikatakan, terdapat sejumlah ketentuan yang tercantum dalam surat edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi.

"Jika rumah ibadah akan digunakan untuk kegiatan sosial keagamaan, seperti akad pernikahan atau  perkawinan, maka mengacu pada ketentuan di atas," sebut Fachrul melalui surat edarannya.

Aurel Ingin Berpisah dari Ashanty & Anang Hermansyah Setelah Nikah Nanti, dengan Atta Halilintar?

Reaksi Aurel Disinggung Ashanty Soal Nikah, Pesan Anang Hermansyah : Jadi Istri Yang Baik

Tiba-tiba Via Vallen Cari Sosok Pria Ini, Sebut Belum Menikah dan Mau Bertanggung Jawab

Selebgram Marina Pilih Nikahi Anak Tiri, Dicerai Suami Gegara Ketahuan Berhubungan Seks

Menikah dengan Eksekutif Perusahaan Dubai, Begini Penampakan Rumah Mewah Rieta Amilia

Ketentuan pertama, bagi penyelenggara dan pengurus tempat ibadah adalah memastikan semua peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif dari Covid-19.

Ketentuan kedua, membatasi jumlah pengunjung yang menghadiri acara tersebut.  Jumlah peserta tidak boleh lebih dari 30 orang.

"Membatasi jumlah peserta yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruang dan tidak boleh lebih dari 30 orang," tambah Fachrul.

Pertemuan atau acara tersebut juga wajib dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

Protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan juga diwajibkan untuk mencegah  penyebaran virus corona atau Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rumah Ibadah Boleh Gelar Akad Nikah dengan Persyaratan Ini.

Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved