Wabah Corona di Kalsel

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Beban Petugas Medis Bertambah, Insentif yang Diterima Baru Segini

Makin banyaknya pasien Covid-19 terutama dirasakan tenaga medis RSUD Ulin.

istimewa
Perawat pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin menceritakan keluh kesahnya menjalankan tugas dengan mengenakan APD. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel kembali meningkat dalam jumlah besar yakni 74 kasus, Jumat (29/5), totalnya menjadi 890.

Beban petugas kesehatan pun bertambah berat.

Bila pada Kamis (28/5) merawat 666 orang kini harus menangani 737 orang.

Sementara pasien yang sembuh cuma satu orang hingga totalnya menjadi 82 orang.

Ada pun kasus meninggal bertambah dua orang hingga menjadi 74.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, H M Muslim, Jumat sore, memaparkan penambahan pengidap mengacu hasil pemeriksaan PCR Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni sebanyak 43 kasus.

Sedangkan 31 kasus lainnya merupakan hasil pelacakan.

PDP yang ternyata mengidap corona tersebut tersebar di beberapa rumah sakit di Kalsel yaitu RSUD Ulin Banjarmasin 26 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin sembilan, RS Bhayangkara Banjarmasin empat, RSUD Abdul Azis Marabahan tiga dan RSUD Ratu Zalecha Martapura satu.

Sedangkan kasus yang terkonfirmasi dari hasil penelusuran yaitu 15 orang di Kabupaten Batola, 14 di Kabupaten Banjar serta dua di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved