Wabah Corona di Kalsel

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Beban Petugas Medis Bertambah, Insentif yang Diterima Baru Segini

Makin banyaknya pasien Covid-19 terutama dirasakan tenaga medis RSUD Ulin.

Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Perawat pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin menceritakan keluh kesahnya menjalankan tugas dengan mengenakan APD. 

Sesuai data yang dirilis GTPP Covid-19 Kalsel, penambahan kasus terjadi di lima kabupaten/kota dan yang paling banyak adalah Kota Banjarmasin sebanyak 39 kasus.

Dengan demikian kota ini memiliki 404 kasus.

Selanjutnya penambahan kasus juga terjadi di Kabupaten Banjar sebanyak 17 kasus menjadi total 108 kasus, di Kabupaten Batola sebanyak 16 kasus menjadi total 79 kasus dan masing-masing 1 kasus di Kota Banjarbaru menjadi 44 kasus dan Kabupaten Tabalong menjadi 7 kasus.

Angka kematian pasien Covid-19 juga bertambah dua kasus menjadi 74 kematian.

Keduanya terjadi di Banjarmasin.

Makin banyaknya pasien Covid-19 terutama dirasakan tenaga medis RSUD Ulin.

Arie Adithya (27) adalah satu di antaranya.

Sudah dua bulan terakhir dia bertugas menangani pasien Covid-19.

Dia pun tak bisa kumpul dengan keluarga saat Idulfitri.

Tekanan pun dirasakannya sejak awal bertugas.

Mulai dari kekhawatiran hingga sesak napas bila terlalu lama memakai Alat Pindung Diri (APD) lengkap.

Sayangnya, hingga kini insentif yang dijanjikan pemerintah kepada Arie dan rekan-rekan belum semuanya terealisasi.

Saat ditanya BPost, Arie mengaku mereka baru menerima setengah.

“Kami tim medis anti-Covid-19 dapat insentif Rp 155 ribu perhari dan akan dibayarkan per dua minggu. Kami sudah menjalankan tugas dua bulan, namun yang dibayar baru Rp 4.340.000. Itu pun telat. Sedangkan yang belum dibayar Rp 4.340.000,” paparnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved