Berita Banjarmasin

Ketika Warga di Sungai Lulut Banjarmasin Ini Terapkan PSBK

Warga Kompleks Mahligai Permai Banjarmasin terapkan PSBK untuk membatasi pengguna jalan supaya mereka terhindar dari bahaya penyebaran Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Membatasi warga yang melintas maupun keluar masuk, dipasang spanduk berisi pemberitahuan PSBK di depan Kompleks Mahligai Permai RT 28, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (30/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penerapan Pembatasan Sosial  Berskala Kecil (PSBK)  turut dilakukan warga Kompleks Mahligai Permai RT 28, Kelurahan Sungailulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalsel,

Penerapan ini dengan cara menutup jalur pintu masuk kawasan kompleks pada pukul 21.00 - 06.00 Wita.

Tujuannya adalah untuk membatasi warga yang melintas maupun keluar masuk kawasan kompleks.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk bisa menekan penyebaran virus corona yang tidak terlihat.

Di samping itu, tidak kalah penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan warga kawasan kompleks setempat.

Karena selama penutupan ruas Jalan A Yani pada saat PSBB jalur ini merupakan alternatif warga untuk melintas menghindari penjagaan petugas. Terutama dari arah Banjarmasin menuju Kabupaten Banjar.

Tutup Tak Terima Pengunjung, Begini Kondisi Taman Satwa Banjarmasin

Lockdown Mandiri, Warga 3 RT Gang Sidomulyo Banjarmasin Tutup Pintu Masuk

Rencana New Normal Diberlakukan di Banjarmasin, Masker Jenis ini Jadi Incaran

PPDB SMPN Online di Banjarmasin, Siswa Diperbolehkan Mendaftar Lintas Kecamatan, ini Maksudnya

Cegah Kerumunan, Disdik Banjarmasin Lakukan PPDB Online

Syauqi, warga Jalan Simpang Limau yang tinggal tepat di seberang pintu masuk Komplek Mahligai Permai, membenarkan adanya lonjakan kendaraan melintas siang maupun malam hari di jalur itu.

"PSBB Banjarmasin diterapkan masih kurang banyak yang lewat. Begitu Kabupaten Banjar menerapkan  PSBB juga, nah padat juga jadinya di jalur ini," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (30/5/2020).

Ketua RT 28, Kelurahan Sungailulut,  Syahruji, mengungkapkan penutupan jalan dengan portal ini merupakan kesepakatan warganya yang merasa terganggu selama hampir satu bulan terakhir.

Jalur komplek kawasan hunian warga seperti jalan raya, dilalui banyak kendaran, baik itu roda dua maupun empat.

"Kalau malam ramai lewat jalur ini, kadang ada yang memacu kendarannya dengan kecepatan tinggi dan warga tidak terima. Kita tutup, dan ini akan berlangsung untuk seterusnya," tuturnya.

Adapun yang bertugas menutup portal setiap malamnya melibatkan warga sekitar dan petugas jaga malam.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Tabri)

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved