Berita Banjarmasin

Lockdown Mandiri, Warga 3 RT Gang Sidomulyo Banjarmasin Tutup Pintu Masuk

Warga Tiga RT di Gang Sidomulyo Kelurahan Telaga Biru Kecamata Banjarmasin Barat laksanakan lockdown mandiri

banjarmasinpost.co.id/danti ayu sekarini
Gang Sidomulyo RT 24 di Kelurahan Telaga Biru Banjarmasin ditutup untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mencegah penyebaran COVID-19,  warga Tiga RT di Gang Sidomulyo Kelurahan Telaga Biru Kecamatan Banjarmasin Barat menerapkan lockdown mandiri untuk membatasi aktifitas keluar masuk orang didaerah tersebut.

Adapun RT yang melakukan lockdown mandiri diantaranya adalah RT 22, RT 23, dan RT 24.

Ketiga RT tersebut memiliki jalan keluar masuk yang saling terhubung dan berkaitan.

Indah Indriyati ketua RT 24 Gang Sidomulyo menuturkan dilakukannya lockdown di wilayah tersebut merupakan hasil kesepakatan dari para warga di ketiga RT setempat.

Jalani Masa Lockdown di Perancis, Bocah Ini Temukan Benda Emas Seberat 2 Kg di Kamar Sang Nenek

Hari Raya Idul Fitri 2020 Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Ditutup, Arab Saudi Lockdown

Covid-19 Gelombang Kedua Pascalockdown, IHSG Terus Melemah, Ini Rekomendasi untuk Investor

"Dari kesepakatan bersama untuk sementara kita lihat perkembangan kita tutup semua pagar kita cuma sediakan satu jalur untuk keluar masuk warga supaya mengurangi siklus masyarakat jadi tidak terlalu padat tidak terlalu ramai, kalau dibuka nanti orang keluar masuk nembus kan tambah banyak, jadi tujuannya ya supaya mengurangi siklus orang yang lalu lalang," tuturnya.

Dengan diberlakukannya satu jalur keluar masuk wilayah tersebut, Indah berharap setidaknya dapat mengurangi keinginan masyarakat untuk keluar dan lebih memilih untuk mengikuti anjuran pemerintah berdiam diri di rumah.

"Kita berusaha mendukung pemerintah maksudnya kalau tidak ada keperluan kan lebih baik dirumah, jadi kalau misalnya dengan lockdown ini otomatis kalau mau keluar jadi mikir karena agak susah semua jalan ditutup harus mutar dulu jadi kalau tidak perlu sekali orang tidak keluar," imbuhnya.

Pemberlakukan lockdown mandiri di Gang Sidomulyo sudah mulai diberlakukan sejak beberapa waktu silam namun baru mulai efektif sejak satu minggu belakangan ini.

"Efektifnya baru satu minggu ini, hari ini hari ketujuh, sebelumnya sudah diberlakukan tapi masih sering buka tutup dan baru satu minggu belakangan ini pintu-pintu masuk kita gembok kita cuma sediakan satu jalur," jelasnya.

Selain menutup beberapa jalur keluar masuk Gang Sidomulyo, warga setempat juga memperketat penjagaan di malam hari mengingat kondisi wilayah yang mulai sepi dan dikhawatirkan rawan tindak kejahatan.

Setelah PSBB di Kota Banjarmasin berakhir, warga Gang Sidomulyo rencananya akan tetap memberlakukan lockdown mandiri untuk mendukung program PSBK yang diberlakukan pemerintah hingga situasi dirasa mulai normal kembali.

Pengangguran di AS Melonjak, 20,5 Juta Pekerjaan Dipangkas karena Lockdown

Rupiah Melemah 30 Poin di Tengah Sentimen Positif Pasar Keuangan saat Pelonggaran Lockdown

Indah juga berharap semoga semakin banyak wilayah yang mulai meningkatkan keamanan tempat tinggal mereka untuk bersama-sama dapat mencegah meluasnya penyebaran COVID-19 di Banjarmasin.

"Sebenarnya kesadaran masing-masing, saya cuma menghimbau saja setiap lingkungan itu supaya muncul kesadaran diri warganya, tidak perlu menunggu dari pemerintah kalau memang kita sepakat masyarakat sepakat untuk keamanan kita untuk keselamatan kita ada baiknya untuk semantara pintu masuk itu hanya ada satu supaya mengurangi jumlah orang keluar masuk," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/danti ayu)

Penulis: Danti Ayu Sekarini
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved