Berita HST

Mendadak Viral, Lokasi Swafoto di Mahang Paku HST Ditutup Polisi, Ini Alasannya

Selain sebagai area swafoto dadakan saat idul fitri lalu, lokasi Ujung jalan Desa Mahang mendadak viral lantaran ditutup oleh polisi

istimewa/humas polres hst
DIGARIS POLISI - Polisi memasang garis polisi untuk mencegah kerumuman warga. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Ujung jalan di Desa Mahang Paku Kecamatan Pandawan mendadak viral.

Selain sebagai area swafoto dadakan saat idul fitri lalu, lokasi ini mendadak viral lantaran ditutup oleh polisi.

Bahkan, garis polisi membentang di kawasan ini. Maklum saja, usai viral menjadi swafoto lokasi ini mendadak ramai dipenuhi oleh remaja.

Apalagi, di saat pandemi corona virus disease (covid-19), untuk mencegah penyebaran covid-19, polisi terpaksa menutup paksa kawasan ini.

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 via www.prakerja.go.id, Ini Panduan Swafoto

KalselPedia - Banyak Spot Swafoto di Danau Tamiyang Kabupaten Banjar

Sesuai Namanya Kampung Pembuat Jamu, Swafoto pun Seperti Penjual Jamu

Apalagi, kawasan ini sebenarnya, merupakan jalan alternatif menuju Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Jalan ini menghubungkan Desa Mahang Paku menuju Desa Belanti. Sayangnya, akses jalan tertutup semak belukar dan rusak hingga Desa Mahang Paku.

Kawasan ini sebelumnya juga sebagai spot memancing bagi masyarakat. Namun, uniknya, pohon galam yang tersusun rapi dan juga didukung dermaga kawasan ini menjadi lokasi swafoto dadakan.

Ps Paur Subbag Humas Polres Hulu Sungai Tengah, Aipda M Husaini, mengatakan proses penutupan lokasi ini berdasarkan koordinasi aparat desa bersama kepolisian.

Menurutnya, hal ini dilakukan lantaran wilayah ini mendadak menjadi lokasi kerumunan masyarakat khususnya remaja.

"Ini untuk mencegah penyebaran covid-19. Kami juga berharap remaja mematuhi agar tidak berkerumun," katanya.

Rumah Makan De Koppel Banjarmasin Sewakan Pakaian Khas Belanda untuk Pengunjung Berswafoto

Keren dan Instagramabel, RTH Rantau Baru Jadi Tempat Berswafoto di Tapin

Terlebih, pemerintah sedang mempersiapkan diri untuk kenormalan yang baru. Dimana masyarakat wajib menaati prosedur penanganan dan pencegahan covid-19.

"Tak hanya di sana. Wilayah yang menjadi lokasi kerumunan warga akan kami pantau," beber Husaini. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved