Ekonomi dan Bisnis

Pascalebaran, Permintaan Laundry Masih Lesu

Sejumlah owner jasa laundry akui terjadi penurunan permintaan dari customer selama pandemi terjadi

Istimewa/Hanisah
Pebisnis Arsyabi Laundry sedang menata packingan orderan dari customer. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kewalahan mempertahankan usaha yang dijalankan di tengah pandemi Covid-19.

Di antaranya usaha jasa laundry di Banjarmasin yang turut terdampak pandemi. Sejumlah owner jasa laundry akui terjadi penurunan permintaan dari customer selama pandemi terjadi.

Kendati demikian, Arsyabi Laundry misalnya, yang berlokasi di kawasan Sei Lulut tetap berjalan normal seperti biasa.

Owner Arsyabi Laundry, Hanisah mengatakan, usaha jasa laundry yang digelutinya sejak 2017 lalu tersebut terjadi penurunan separuh omzet dari keadaan normal sebelum pandemi.

Efek Covid-19, Permintaan Jasa Laundry di Banjarmasin Turun hingga 60 Persen

Dampak Virus Corona, Pengusaha Laundry Kebanjiran Cucian Karpet, Peningkatan Capai 50 Persen

PSBB Berakhir, Pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru Mengaku Masih Sepi Pembeli

"Biasanya dalam sebulan kami menerima rata-rata 40-70 kg per hari. Namun saat pandemi Covid-19 ini ada penurunan sekitar 50 persen," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Layanan yang diberikan di jasa laundry ini yakni cuci setrika Rp 6.000 per kg, cuci kering Rp 4.000 per kg, setrika Rp 4.000 per kg, cuci karpet Rp 14.000 meter persegi, kemudian cuci bed cover, selimut, dan cuci sepatu ditarif satuan Rp 5.000-20.000.

Ada pula layanan pembersih noda atau treatment noda di antaranya menghilangkan noda jamur, oli tinta, dan noda tanah ditarif Rp 10.000-25.000.

"Untuk layanan peralatan salat di tempat ibadah kami gratiskan, sejak awal 2020 tadi kami juga berikan gratis ongkos kirim untuk antar jemput cucian," imbuhnya.

Selama bulan Ramadan, Lebaran, dan pascalebaran, pihaknya lebih banyak menerima orderan cucian baju dan peralatan salat.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved