Berita Banjarmasin

Mantan Tentara di Banjarmasin Meraih Gelar Petani Berprestasi dari Menteri

Berkat ativitasnya bercocok tanam dan berkebun, Sehman acap kali diminta sejumlah instansi untuk mengisi kegiatan berkaitan pertanian di Banjarmasin.

BANJARMASINPOST.CO.ID/DANTI AYU
Sehman, warga Jalan Gatot Subroto, Kompleks A Yani I, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meraih prestasi dari Menteri Pertanian. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Si Tangan Dingin. Demikianlah julukan yang diberikan warga Jalan Gatot Subroto,  Kompleks A Yani I, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kepada Sehman. Itu karena hampir semua yang ditanam penghuni rumah bernomor 54 tersebut tumbuh subur.

Semua itu tentunya bukan tanpa sebab. Pria berusia 78 tahun itu memang memiliki pengetahuan tentang tanaman. Dia bahkan pernah mendapatkan penghargaan Menteri Pertanian sebagai Petani Berprestasi.

Pensiunan TNI-AD ini pun berniat menjalani masa tuanya dengan membagikan ilmu bercocok tanam kepada masyarakat yang ingin belajar.

Dia berencana mendirikan kios pertanian yang juga sebagai tempat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang teknik bercocok tanam dengan benar dan efisien.

“Seumpama ada yang beli saya tidak mau sekadar menjual. Saya mau kasih pengertian dulu. Jangan sampai muncul persepsi karena tidak punya ini dan itu jadi tidak bisa bertani. Kuncinya cuma satu yakni kemauan,” ujarnya.

Berkat ativitasnya bercocok tanam dan berkebun, Sehman acap kali diminta sejumlah instansi untuk mengisi kegiatan berkaitan pertanian di Kota Banjarmasin. Dia juga mendapat perhatian dari Dinas Pertanian.

Penerapan PSBK, Warga di Banjarmasin Ini Sepakat Gembok Pagar Gang

VIDEO Kondisi Taman Satwa Banjarmasin Setelah Tutup Tak Terima Pengunjung

Rencana New Normal Diberlakukan di Banjarmasin, Masker Jenis ini Jadi Incaran

PPDB SMPN Online di Banjarmasin, Siswa Diperbolehkan Mendaftar Lintas Kecamatan, ini Maksudnya

PDAM Bandarmasih Gelar Aksi Sosial Bagikan Ratusan Masker di Pasar Lama Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Pangkas Anggaran Belanja Daerah Rp 160 Miliar, Dananya untuk Ini 

Alhamdulillah saya pernah mendapatkan bantuan pupuk NPK dan Urea senilai Rp 20 juta,” ungkapnya.

Pupuk itu tidak dia gunakan sendiri, melainkan juga dibagikan kepada sejumlah petani yang memerlukan.

“Kalau ada orang yang memanggil minta pengarahan, saya dengan senang hati hadir. Pernah juga ada petani dari Barabai datang ke sini. Dia saya kasih saran supaya lahannya diberi galangan atau ditembok, nanti galangan itu ditanami terong dan sayuran lainnya. Saya kasih bibit. Jadi sebelum panen padi, sayuran ini bisa dipanen dulu,” kata Sehman.

Halaman
12
Penulis: Danti Ayu Sekarini
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved