Berita Kalteng

VIDEO Penutupan Pantai Ujung Pandaran Kabupaten Kotim karena Sebab Ini

Pengunjung tidak diperbolehkan masuk kawasan wisata Ujung Pandaran sebagai upaya Pemkab Kotim mencegah penyebaran Covid-19.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Sejak beberapa waktu, objek wisata alam Pantai Ujung Pandaran, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Rupanya, hal itu karena pemkab menjalankan instruksi Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, agar menutup sementara tempat Wisata Pantai Ujung Pandaran dari kunjungan warga sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotim, Fajrurachman, melalui surat resmi nomor 556.4/127/V/Disbudpar/2020, menegaskan hak itu.

Kebijakannya, sebagai tindak lanjut dari instruksi Gubernur Kalteng, nomor 188.5.54/23/2020 yang memerintahkan kawasan wisata tersebut ditutup sementara waktu.

Warga Kabupaten Kotim Belum Bisa Berwisata di Pantai Ujung Pandaran

20.986 KK Warga Kabupaten Kotim Terima Bantuan Langsung Tunai

KaltengPedia - Profil Pelabuhan CPO Bagendang Kotim

Pemilik Setengah Kg Sabu Asal Sampit Ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalteng

Sementara itu, penjaga Pantai Ujung Pandaran, Mar'in Indra Jaya, saat dikonfirmasi terkait penutupan tersebut, Minggu (31/5/2020),  membenarkan, pantai ditutup sementara waktu sesuai dengan surat Keputusan Gubernur Kalteng yang ditindaklanjuti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur.

Menurut Iin, panggilan akrabnya, mengakui, biasanya pada hari libur Lebaran  warga yang datang ke pantai untuk berwisata bisa mencapai ribuan orang.

Sedangkan Lebaran kali ini, kawasan pantai sangat sepi karena adanya larangan kunjungan tersebut.

"Memang biasanya, setiap tahun saat hari libur seperti saat Lebaran atau pergantian tahun, warga yang datang ke pantai sangat banyak. Pantai dipadati warga yang datang dari berbagai tempat untuk berwisata," ujarnya.

Namun begitu, sesuai dengan isi surat pemberitahuan yang diedarkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim, penutupan dilakukan sejak tanggal 17 Maret 2020 akan berakhir hingga tanggal 14 Juni 2020 mendatang.

"Sesuai dengan isi surat pemberitahuan dinas kebudayaan dan pariwisata penutupan hingga 14 Juni 2020 mendatang," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id /Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved