Ekonomi dan Bisnis

Lion Air dan Garuda Kembali Buka Penerbangan, Penumpang Harus Penuhi Syarat Ini

Maskapai Lion Air dan Garuda kembali buka penerbangan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Penumpangnya harus ada dokumen bebas Covid-19.

KODIM 1006/MARTAPURA UNTUK BPOST GROUP
Dandim 1006/Martapura-Banjarbaru, Letkol Arm Siswo Budiarto, di Bandara Internasional Syamsudin Noor memantau kedatangan penumpang, mengantisipasi merebaknya virus corona. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sempat lima hari berhenti operasional sementara waktu, maskapai Lion Air dan Garuda kembali beroperasi buka penerbangan dengan tetap menerapkan standar protokol keamanan Covid-19.

Diantaranya, calon penumpang harus menujukkan rapid test dan surat kesehatan dari daerah setempat. 

Area Manager Lion Air Banjarmasin, Agung Purnama, Senin (1/6/2020) membenarkan maskapainya sudah kembali operasional buka layanan penerbangan. 

"Iya sudah operasional lagi mulai hari ini. Tapi penumpang berangkat dengan syarat sama seperti sebelumnya. Harus ada kelengkapan dokumen kesehatan standar Covid-19 rapid test sampai dengan tanggal  7 Juni," kata Agung Purnama. 

Breaking News : Pria Tenteng Samurai Serang Polsek Daha Selatan HSS, 1 Anggota Kena Bacok

Ditebas Samurai, Brigadir Leonardo Tewas di Ruang SPKT Polsek Daha Selatan

Penyerang Polsek Daha Kabupaten HSS Berinisial AR, Sekampung dengan Korban

Pascapenyerangan Polsek Daha, Ini yang Dilakukan Polres Tabalong

Dijelaskan dia, untuk sementara ini pihak Lion Air membuka rute Jakarta, Surabaya dan Balikpapan dari dan ke Syamsudin Noor Banjarmasin. 

"Masing-masing safu flight," kata Agung Purnama. 

Selain maskpai Lion Air pihak PT Garuda Indonesia juga sudah buka penerbangan Banjarmasin-Jakarta.

"Kami besok juga ada penerbangan Jakarta-Banjarmasin," kata Sales Service & Manager Garuda Indonesia Cabang Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ruslan Fajar, menyampaikan tetap menyiapkan dan memperketat pintu masuk di akses kedatangan penumpang. 

"Delapan personel yang ada tetap bertugas di Bandara. Difokuskan di kedatangan 6 petugas dan keberangkatan dua orang. Kita juga diback up personel gugus tugas," kata Ruslan Fajar. 

Diakuinya, untuk penerapan New Normal masih belum dirapatkan secara khusus dengan pihak AP 1 yang punya kewenagan penuh di Bandara Internasional Syamsudin Noor. 

"Yang ada sementara ini edaran dari tim gugus nasional soal new normal. Tapi kami tetap akan memperhatikan kebijakan lokal mengingat setiap daerah belum serempak penerapan New Normal," kata dia. 

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda).
 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved