Ekonomi dan Bisnis

Perhotelan Siapkan Diri Hadapi New Normal, Tingkat Hunian Masih 15 Persen

Angin segar bagi bisnis perhotelan di Kalsel menyusul adanya wacana New Normal di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Angin segar bagi bisnis perhotelan di Kalsel dengan ada wacana New Normal di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Diharapkan dengan new normal, masyarakar yang menginap di hotel kembali meningkat, bersamaan kembali normalnya perekenomian di Banua.

Menurut Nurul Fahmi, SM, Sekretaris BPD Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kalsel, untuk menhadapi wacana new normal tentunya pihak hotel berupaya optimis untuk meningkatkan hunian kamar.

"Tapi SOP protokol kesehatan tetap di terapkan, tamu wajib menggunakan masker, cuci tangan dan diukur suhu tubuh," tandasnya.

Dijelaskannya, beberapa hotel sudah menerapkan protokol kesehatan untuk hotel yang menerima tamu tim medis (dokter maupun perawat) Rumah Sakit dan tamu pribadi atau swasta yang karantina.

"Begitu juga karyawan hotel harus siap untuk new normal yaitu membiasakan melakukan protokol kesehatan. Apalagi dengan karyawan yang berhubungan langsung dengan tamu yaitu Receptionist, Roomboy, Waiter, security, wajib menggunakan alat pelindung diri (APD," papar Fahmi.

Selain itu, lanjut dia, strategy hotel untuk meningkatkan hunian kamar itu perlu disiapkan agar kelangsungan oprasional perushaan dapat berjalan dengam baik.

"Strategi pasar sangat kompetitif. Jadi, manajemen hotel harus ekstra ketat," tegasnya.

Dikesempatan itu, Fahmi mengatakan dari bulan Maret sampai Mei lalu, rata-rata tingkat hunian kamar terisi 15 persen di luar hotel yang tutup.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved