Sport

VIDEO Pelatih Tinju Kalsel Tingkatkan Porsi Latihan Atlet

Meski tetap latihan di tengah pandemi Covid-19, pelatih atlet tinju Kalsel menerapkan jaga jarak.

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebelum bulan puasa, biasanya atlet tinju Kalimantan Selatan latihan hanya satu jam.

Kini, menurut pelatih tinju, Simeon Tamelab, porsi latihan menjadi dua jam lebih.

"Setelah Ramadhan berakhir, kembali latihan meningkatkan intensitas latihan. Namun, meskipun begitu, kami tetap menerapkan jaga jarak," terang Simeon kepada Banjarmasinpost.co id, Senin (1/6/2020).

Menurut Simeon, setelah PraPON pada 1 Oktober 2019 di Ternate dan PraPON pada Desember 2019 di Cibinong, semua atletnya mengalami kenaikan berat badan.

Atlet Tinju Kalimantan Selatan Kembali Geber Latihan, Menatap Ajang PON Papua 2020 Ini Targetnya

14 Tahun Melatih, Simeon Tamelab :  Hati Saya di Olahraga Tinju

Covid-19 Merebak, Atlet Tinju Kalsel Batal Latihan ke Vietnam

Sukses Raih Perunggu, Dua Petinju Kalsel Ini Lolos ke PON Papua XX

Dalam hal ini, Simeon yang lahir dari keluarga atlet ini, mengatakan, tidak mengalami kesulitan dalam proses latihan.

Latihan pun rutin dilakukan. Namun, berhubung PON XX Papua diundur, untuk sementara waktu, latihan dilakukan saat sore.

"Tapi. Intensitasnya meningkat, seperti latihan fisik dan pukulan samsak," tegasnya.

Menurut Simeon, biasanya hanya 2 ronde x 3 menit, sekarang dinaikkan menjadi 3 ronde x 3 menit.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved