Selebrita

Bukannya Bahagia, Dokter Tirta Mengaku Mulai Tertekan dengan Sorotan Publik Pada Kehidupannya

Menjadi seorang influencer, Dokter Tirta Mandira Hudhi kerap menjadi sorotan. Bukannya bahagia, dr Tirta mengaku tertekan

YouTube BNPB Indonesia
Dokter Tirta Mandira Hudhi dalam acara konferensi pers di kantor Graha BNPB, Jakarta, Rabu (27/5/2020). 

Editor: Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID - Menjadi seorang influencer, Dokter Tirta Mandira Hudhi kerap menjadi sorotan. Bukannya bahagia, dr Tirta mengaku tertekan, hingga dia bilang mulai bisa merasakan apa yang rasakan Presiden Jokowi.

Belum lama ini dia membagikan ceritanya mengenai suka duka menjadi relawan kesehatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Diketahui, sebelum menjadi sorotan publik, pria kelahiran Surakarta, 30 Juli 1991 ini rutin mengedukasi masyarakat tentang brand lokal, UMKM, dan tentunya kesehatan.

Hingga rutinitasnya itu membuat dirinya disebut sebagai orang yang memberikan pengaruh pada masyarakat atau influencer.

Reino Barack Kejar Papa Angkat Syahrini di Belanda, Sewa Pengacara Usut Kicauan Laurens

Rumah Ashanty dan Anang Ditawar Atta Halilintar Segini, Kekasih Aurel Hermansyah Serius Beli?

Sebagai dokter sekaligus influencer, dr Tirta menyebut, hal menyenangkan dari kegiatan yang ia lakukan saat ini adalah suaranya lebih didengar masyarakat.

Ia sering diminta tenaga kesehatan lainnya untuk menyaurakan seputar kesehatan terutama soal Covid-19.

Meski demikian, dr Tirta juga merasakan banyak hal yang kurang menyenangkan, di antaranya yakni privasinya mulai terusik.

"Duka yang paling mendalam, jujur saja privasi saya mulai terusik. Kemarin keluarga saya dibahas, terus agama saya dibahas, ijazah saya dibahas, hobi saya dibahas, logat saya dibahas," ujar dr Tirta dalam video yang diunggah di kanal YouTube Beepdo, Selasa (2/6/2020).

Saingan Ariel NOAH di Hati Nikita Mirzani, Pria Ini Setara Ayah Alleia Anata Irham

Ia merasa, kini antara hal privasi dan publik di hidupnya seperti tidak mempunyai batas.

Sehingga pemilik jasa perawatan dan cuci sepatu premium ini kemudian memilih untuk mengurangi interaksi di media sosial.

Halaman
1234
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved