Keracunan Massal di Aluhaluh

Dinkes Kabupaten Banjar Tunggu Ini dari Kasus Keracunan Massal di Aluhaluh

Sampel makanan yang diduga beracun diperiksa di laboratorium dan Dinkes Kabupaten Banjar masih menunggu hasilnya.

capture video dari Banjarbaru Rescue
Seorang bocah yang keracunan usai menghadiri acara ulang tahun di salah satu rumah warga di Desa Pulantan Kecamatan Aluh-Aluh. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hingga kini belum keluar hasil laboratorium terhadap sampel makanan nasi kotak menu masak habang yang diduga menjadi penyebab keracunan 40 warga Desa Pulantan, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banjar, dr Diauddin, saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2020), membenarkan hasil laboratorium terkait keracunan di Aluhaluh belum keluar. "Hasilnya laboratoriumnya masih belum ada," ujarnya.

Sementara itu, Serka Bahril Azidin Koramil 1006-11/Aluhaluh, mengatakan, sempat ada dua orang yang dirawat terakhir di Puskesmas Aluhaluh. "Dua orang terakhir datang, Minggu, 31 Mei 2020, sekitar pukul 00.00 Wita," ujarnya.

Dengan itu total pasien yang dilarikan ke Puskesmas Aluhaluh mencapai 40 orang, dari sebelumnya 38.

BREAKING NEWS: Usai Pesta Ulangtahun, Puluhan Bocah Pulantan Aluh-Aluh Banjar Diduga keracunan

Keracunan Massal di Desa Pulantan Aluh-aluh Banjar, Diduga Usai Santap Makanan Ini

Keracunan Massal di Aluhaluh, Begini Penjelasan Kapolsek, Berikut Data 38 Nama Korbannya

Korban Keracunan Pesta Ulangtahun di Pulantan Bertambah, Jadi 40 Orang

Namun tambahnya situasi dan penganan pasien diduga keracunan berjalan lancar dan aman terkendali.

"Sekarang kondisinya sudah aman terkendali," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Aluhaluh, Wiwit, saat ditanya terkait dua orang pasien masih dirawat di Puskesmas,  mengatakan, sekitar pukul 09.00 Wita  sudah tak ada pasien lagi.

"Tadi malam iya, karena memang kami mau observasi dulu kondisinya, Begitu pagi, sudah oke, bisa pulang," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved