Berita Banjarmasin

Hidup Sebatang Kara, Kai Idin Berharap Bantuan Untuk Bertahan Hidup

Kai Idin (78), atau biasa disapa warga sekitar dengan sebutan unggal, karena ia hanya tinggal sorang diri

banjarmasinpost.co.id/m tabri
Kai Idin (78) hidup sebatang kara. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kesehariannya setahun terakhir ia habiskan duduk di muara pintu rumah.

Memandang berbagai aktifitas warga di aliran Sungai Barito yang hanya berjarak beberapa meter di samping rumahnya.

Kai Idin (78), atau biasa disapa warga sekitar dengan sebutan unggal, karena ia hanya tinggal sorang diri, tanpa ada sanak keluarga lagi.

Alamat rumahnya di Kelurahan Lepasan, RT 01, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Kunjungi Nenek yang Hidup Sebatangkara, Komunitas Info Banjarmasin Serahkan Ini

Nenek Atta Halilintar Buka Suara Soal Aurel, Putri Krisdayanti & Anang Hermansyah Sudah Direstui?

Sudah Sepuh, Tapi Kakek dari Tala Ini Berhasil Sembuh dari Covid-19

Rumah yang ia huni berukuran 4 × 3 meter, merupakan bangunan tua yang sudah direnovasi pihak kelurahan dan warga setempat. Terutama bagian atap dan dindinngnya sehingga terlihat layak huni.

Kai Idin sudah tidak mampu lagi berjalan, bahkan sekedar menimba air untuk keperluan memasak pun ia minta bantuan warga. Sakit kaki yang ia derita sudah sekitar setahun terakhir.

Menurut pengakuannya ia bahkan sempat jatuh saat berjalan menuju masjid untuk menunaikan Salat subuh. Beruntung ada orang membantu membopongnya ke rumah.

Selain fisiknya yang tidak lagi kuat, keadaannya saat ini memang memprihatinkan, tangan dan pergelangan kakinya terlihat menghitam seperti tak dibersihkan.

Keadaan di dalam rumah pun tak jauh berbeda, hanya terlihat kasur lapuk, beberapa perabotan dan dapur tungku beserta kayu bakar.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved