Breaking News:

Berita Balangan

Kemenag Balangan Umumkan Penundaan Haji, Menyusul Presscon Kemenag RI

Kemenag Balangan umumkan penundaan haji karena kondisinya tidak memungkinkan akibat pandemi Covid-19 dan kalau dipaksakan persiapannya tidak matang.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Kepala Kemenag Balangan, HM Yamani, 

Dari informasi lisan yang Yamani ketahui, melalui pengumuman Kemenag RI, penanganan uang setoran khususnya pelunasan bisa digunakan untuk tahun berikutnya. Sehingga, saat waktu keberangkatan tiba, calon eamaah cukup menyesuaikan dan terdata sebagai calon jamaah haji pada tahun 2021.

Seiring keluarnya kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 2020, sebagaimana Keputusan Menteri Agama (KMA), jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini akan menjadi jemaah haji 1442H/2021M.

Setoran pelunasan BPIH yang dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Tidak Ada Kepastan dari Arab Saudi, Kemenag RI Setop Persiapan Haji

91 Persen Calon Jamaah Haji Kalsel Sudah Lunasi Biaya Haji

“Nilai manfaat dari setoran pelunasan itu, juga akan diberikan oleh BPKH kepada jemaah paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama penyelenggaraan haji 1442H/2021M,” begitulah sebagian isi rilis dari Mentri Agama yang dikirimkan oleh Yamani.

Adapun setoran pelunasan BPIH juga dapat diminta kembali oleh jemaah haji.

Sementara saat ini, jelas Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Balangan, Madi, semua calon jemaah haji sudah melakukan pelunasan pembayaran pada 30 Mei kemarin.

Bahkan, meski mereka memprediksi akan ditunda keberangkatannya, calon jemaah tersebut tetap memilih melunasi pembayaran.

Jemaah Harus Lunasi Dana Haji 2020 saat Wabah Corona, Menag: Tak Jadi Bisa Diambil

Kota Mekkah dan Madinah Ditutup, Korban Virus Corona di Arab Saudi Bertambah, Persiapan Haji Ditunda

"Karena kalau pelunasan setoran haji dilakukan lewat batas waktu, maka calon jamaah haji itu akan masuk daftar reguler. Sementara, apabila dilunasi, bisa masuk daftar tunggu dan berangkat tahun depan karena penundaan saat ini," ucap Madi.

Menyikapi penundaan ini, Bupati Balangan, Ansharuddin, meminta agar jemaah mengambil hikmah yang ada.

Siapa tahu, ujarnya, tahun berikutnya Kabupaten Balangan akan mendapatkan kuota keberangkatan jamaah haji hingga dua kali lipat. Terlebih, ia sendiri telah menandatangani SK keberangkatan

"Tahun ini ada 203 orang, siapa tahu akan bertambah untuk Kabupaten Balangan," harap Ansharuddin.

Pun menurutnya, calon jemaah haji yang akan berangkat sudah cukup pasrah, karena memahami situasi saat ini dimasa pandemi.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved