Berita Banjar

Soal Hasil Seleksi Tertulis, Puluhan Calon Kades Mengadu ke Komisi I DPRD Banjar, Ini Aspirasinya

Puluhan bakal calon kepala desa se-Kabupaten Banjar yang gagal tes ujian tertulis tahapan pilkades, mengadu ke Komisi I DPRD Banjar.

banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
42 calon kades gagal tes mendatangi gedung DPRD Kabupaten Banjar 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Puluhan bakal calon kepala desa se-Kabupaten Banjar yang gagal tes ujian tertulis tahapan pilkades, mengadu ke Komisi I DPRD Banjar, kemarin.

Kedatangan mereka untuk mengadu ke Komisi I DPRD Banjar, perihal keganjilan yang mereka nilai dalam hasil tahapan pilkades serentak tersebut.

Diterima langsung oleh komisi satu di ruang rapat DPRD Banjar, puluhan bakal calon kepala desa se-Kabupaten Banjar yang sebelumnya gagal melewati tahapan pemilihan kepala desa menyampaikan keluhan mereka.

"Kita menilai banyak keganjilan pada penilaian tersebut, salah satunya nomor tes kita dilarang memasukan nomor, dan mereka sendiri yang membuat kode tersebut," ujarnya salah satu perwakilan calon kepala Desa Jawa Laut, Martapura, Kabupaten Banjar, Supri.

Karenanya lanjut Supri, pihaknya meminta DPRD Banjar, mengusut atau membatalkan hasil ujian tertulis tersebut.

Harga Emas Merosot, Pembelian Emas Antam dan Perhiasan Meningkat

Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Komersial Penumpang Mulai 5 Juni, Ini Ternyata Alasannya

Cara Pemegang KIP untuk Mendaftar UTBK-SBMPTN 2020 via ltmpt.ac.id, Ini Alur Pendaftaran Lengkapnya

Cara Aktivasi Paket Internet Murah Telkomsel 10 GB Cuma Rp 4.500, Kuota Gratis 30 GB XL, Indosat Ada

“Kita juga menyayangkan karena hari ini petugas yang menyeleksi kemarin tidak ikut hadir di sini,” ucapnya.

Ia berharap pihaknya yang gagal bisa tetap boleh masuk dalam pilkades.

"Kami yang gagal tes belum tentu juga terpilih, tapi setidaknya beri kami kesempatan dan jika tidak tolong tes ulang," pintanya.

Selain karena dugaan kecurangan lembar jawaban yang tak ada namanya, terang Supri panitia seleksi juga tak melakukan seleksi wawancara.

Ketua Komisi I DPRD Banjar, Kamaruzzaman mengakui bahwa pihaknya akan selalu meawadahi semua aspirasi dan keluhan masyarakat mengenai apapun, dan nantinya pihak dinas terkait akan mempublikasikan mengenai teknis penilaian dan lainnya.

“Nanti mereka akan mempublikasikan semua teknis penilaian ke kita di pertemuan selanjutnya,” ungkapnya.

Selanjutnya dari Komisi I DPRD Banjar, hasil seleksi akan diperlihatkan kepada para calon kades yang tidak lulus seleksi.

"Nanti akan kita perlihatkan melalui komisi satu," tambahnya.

Pasalnya jelas Kamaruzzaman hasil seleksi tak bisa diperlihatkan secara terbuka. Hanya bisa dieskpos ke komisi satu atau di PTUN.

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved