Sport

Formi Banjarmasin Wajibkan Sanggar Senam Terapkan Protokol Kesehatan

Meski belum New Normal, Formi Banjarmasin mengimbau kepada rumah kebugaran untuk menerapkan protokol kesehatan

istimewa/FORMI Banjarmasin
Suasana senam di tempat kebugaran di Banjarmasin sebelum Pandemi Covid-19. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berakhirnya masa kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 1 Juni lalu juga berdampak terhadap operasional rumah kebugaran atau sanggar senam.

Tak terkecuali di Banjarmasin, meski belum menerapkan New Normal, namun pemerintah tetap mengimbau agar operasional rumah kebugaran tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Melalui Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia atau FORMI kota Banjarmasin selaku pengendali dan pengawas rumah kebugaran, setiap sanggar senam harus memperhatikan kesehatan tamu yang datang.

Selain itu, rumah bugar juga wajib menyediakan fasilitas penunjang lainnya seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, hingga harus mengenakan pakaian olahraga di tempat latihan.

Instruktur Senam di Banjarbaru Ini Punya Tips Tubuh Sehat

Matikan Virus Corona, Kapolresta Banjarmasin Ajak Jajarannya Senam dan Berjemur

Atlet Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia Kalsel Tetap Gelar Latihan di Studio Senam

“Kita sudah himbau kepada pemilik sanggar untuk memperhatikan protokol kesehatan, karena bagaimanapun olahraga kebugaran jasmani menjadi komponen penting untuk menambah daya tahan tubuh kita,” jelas Kabid Olahraga Kesehatan dan Kebugaran FORMI Banjarmasin Yuni Atifah lewat rilis Humas Formi Banjarmasin, Kamis (4/6/2020) pagi.

Adanya standarisasi kesehatan yang wajib diterapkan bagi setiap rumah kebugaran diharapkan bisa merubah pemikiran penggiat olahraga kebugaran untuk lebih tenang dan kembali bersemangat berolahraga dalam melawan wabah Covid 19.

“Adanya standar untuk rumah kebugaran sebenarnya bagus dan merupakan upaya kita untuk membuat penggiat olahraga kebugaran agar tidak khawatir lagi, karena bagaimanpun masa pandemi kemarin sangat berdampak terhadap sikologis masyarakat yang takut untuk berolahraga khususnya di sanggar, dengan adanya protokol kesehatan yang diterapkan semoga bisa memberikan angin segar untuk penggiat olahraga tersebut,” tambah Yenny Frida Luntungan Sekretaris FORMI Banjarmasin.  (banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved