Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Respon Keluhan Pasien Covid-19, GTPP Kalsel Tambah Alat Uji Swab

gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kalsel tengah mempersiapkan alternatif lain pengujian sampel swab

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lambannya hasil uji swab memunculkan kegelisahan pasien Covid-19 selama menjalani masa karantina baik di Ambulung, Bapelkes Banjarbaru maupun di Tanahlaut.

Namun, apa daya antrean sampel uji swab di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru menumpuk.

Menyikapi keluhan itu, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19  Kalsel tengah mempersiapkan alternatif lain pengujian sampel swab di beberapa tempat lain semisal di RS Ulin dan RS Anshari Saleh.

"Saya kemarin sudah telepon kepala BTKLPP numpuk di 2640 sekian. Sedangkan kemampuan kita di Kalsel 200 swab per hari," kata Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Kamis (4/6/2020).

Stres Dikarantina, Pasien Covid-19 di Banjarbaru Demo Minta Pulang

Eks RSUD Hadji Boejasin Pelaihari Sempat Gaduh, Terkait Warga yang Dikarantina?

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tala Ancang-ancang Siapkan Karantina Kecamatan

Dijelaskan Hanif, untuk di RSUD Ulin sudah sedang operasional namun terkendala Cartridge.

Namun kemarin Cartridge sudah datang 50 dus, satu dus isi 10 sehingga potensinya 500 Cartridge bisa membaca alat tes itu dan akan memacu hasil PCR yang ada.

"Kami sudah pesan 96 hole lagi yang akan baca 200 sampel swab di RS Ulin ini, sehingga bisa mendorong itu untuk memambah daya untuk pengetesan alat PCR ini," kata dia.

Selain di RS Ulin,  Kalsel juga membeli alat dan akan diinstall di Anshari Saleh.

"Tadi malam alat di Anshari Saleh sudah diminta untuk diinstal dengan segala posisi yang ada dan mudah mudahan sudah bisa dipakai segera," kata Hanif Faisol Nurofiq.

Sementara, di BBTKLP sambung Hanif minggu depan sudah akan datang satu alat lagi dan ini sudah pengurusan cukai untuk diangkut kapal ke Banjarmasin dan ini pengiriman dari Jakarta.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved