Berita Kabupaten Banjar

Terdampak Covid- 19, Perusahaan Tambang Kabupaten Banjar Ini Alami Slow Down

Pandemi Covid 19 juga berdampak bagi sektor pertambangan batubara di Kabupaten Banjar

Banjarmasinpost.co.id/milna sari
Direktur PD Baramarta Teguh Imanullah 

Editor: Edi Nugroho

Banjarmasinpost.co.id, Martapura - Pandemi Covid 19 juga berdampak bagi sektor pertambangan batubara di Kabupaten Banjar.   Dampak pandemi Covid 19 sangat berpengaruh pada tambang PD Baramarta.  Demikian kata Direktur PD Baramarta Teguh Imanullah, Jumat (5/6/2020).

Menurutnya, pandemi mengakibatkan harga batubara anjlok dan berada di luar target. Perusahaan kini jelasnya mengalami slow down atau perlambatan karena terjadi pengereman kapasitas produksi terpasang.

Kasus Covid-19 Kotabaru Melejit, Pasien Positif Bertambah 13 Orang

Terlebih kini selama Pandemi pembeli batubara banyak melakukan renegosiasi harga jual yang tentunya merubah segala kepentingan bisnis PD Baramarta.

"Saat ini harga jual perminggu batu bara hanya Rp 700.000 untuk kalori/ Gross CV; AR (GAR) 6.000 – 6.100," terangnya kepada banjarmasinpost.co.id.

PLN Jelaskan Penyebab Lonjakan Tagihan Listrik di Bulan Juni 2020, Ada Penyesuaian Tagihan

Hal itu tentu jelas Teguh sangat jauh dari ekspektasi PD Baramarta. "Ekspektasi kami selama ini kurang lebih Rp900.000 keatas," katanya.

Ia berharap Pandemi segera usai sehingga pendapatan PD Baramarta bisa kembali normal dan menyumbang PAD ke Pemkab Banjar lebih besar.

PD Baramarta tahun ini ujarnya juga sudah menyetorkan Rp 200 juta untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banjar sesuai kemampuan perusahaan. Selanjutnya pihaknya akan kembali menyetorkan sisa kewajiban PAD sebesar Rp 1,5 miliar (Banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved