Berita Hulu Sungai Selatan
Awali Tugas, Kapolres HSS Kunjungi Ketua MUI dan 3 Ponpes
Kapolres HSS temui Ketua MUI untuk minta doa dan dukungan dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri, menjaga situasi yang kondusif di Kabupaten HSS.
Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Mengawali tugas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, Kapolres HSS AKBP Siswoyo S.IK, MH didampingi Wakapolres Kompol Arief Himawan SH melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua MUI HSS, KH M Ridwan Baseri, di Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Senin (8/6/2020).
Kunjungan pukul 15.00 Wita itu diterima ulama kharismatik yang akrab disapa Guru Kapuh tersebut di kediamannya.
Selain didampingi Wakapolres, turut mendampingi Kabag Operasional, AKP Sudarno, Kabagres Kompol Ruslan Gunarjo, Kasatlantas AKP Anton, Kasatintel Iptu SHodiq dan Kapolsek Simpur Iptu Teguh Kuatman.
Selain mengunjungi kediaman Guru Kapuh, Kapolres dan jajaranya juga mengunjungi Ponpes Ibunu Atthailah, Ponpes Minhajul Adidin dan Ponpes Baladul Amin, sekaligus bertemu dengan para pengasuhnya.
Pada kesempatan bertemu Guru Kapuh, Kapolres HSS memperkenalkan diri sebagai pejabat baru menggantikan AKBP Dedy Eka Jaya yang kini bertugas di Polda Kalsel.
• Pisah Sambut Kapolres HSS, Bupati Berharap Menyejahterakan Masyarakat Tetap Komitmen Bersama
• AKBP Siswoyo Resmi Gantikan AKBP Dedi Jabat Kapolres HSS
• Operasi Keselamatan Intan 2020, Satlantas Polres HSS Sosialisasi Social Distancing
• Gunakan Truk Water Canon, Polres HSS Semprotkan Cairan Disinfektan ke Jalan Protokol Kota kandangan
Siswoyo pun menyampaikan terima kasih kepada Ketua MUI HSS, atas kerja sama yang terjalin selama ini dengan pihak Polres HSS.
“Kami meminta doa dan dukungan dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri, menjaga situasi yang kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” kata Kapolres.
Sementara, Guru Kapuh mengucapkan selamat datang kepada Kapolres baru.
Dijelaskannya, MUI selama ini mendukung kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan ibadah di rumah selama pandemi Covid-19.
Terkait mengatasi dan mengantisipasi paham radikal, Guru Kapuh menyatakan, dapat dilakukan diskusi secara langsung dengan para penganut paham tersebut.
Dakwah melalui media sosial, menurutnya, juga dapat mengurangi penyebaran paham itu.
“Jika banyak penganut paham radikal yang belajar melalui media sosial, kita imbangi pula dengan dakwah menyampaikan yang sesuai ajaran Islam sebenarnya melalui media sosial,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Hananani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kapolres-hss-akbp-siswoyo-kompol-arief-himawan-kh-m-ridwan-baseri-senin-862020.jpg)