Wabah Virus Corona

Aplikasi Lacak Covid-19, Upaya Pemerintah Petakan Sebaran Virus Corona Lewat Smarthphone

Aplikasi L-Cov berguna untuk memetakan daerah mana yang tergolong zona merah dan akan dilalui transportasi umum.

kompas.com/shutterstock
Ilustrasi - Google Play Store 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penggunaan aplikasi berbasis android mulai dihgunakan pemerintah untuk mengatasi penyebaran Covid-19 (Virus Corona).

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Kementerian Perhubungan meluncurkan Aplikasi Lacak Covid-19 (L-Cov) yang bisa digunakan oleh pengguna ataupun operator transportasi umum.

Aplikasi L-Cov berguna untuk memetakan daerah mana yang tergolong zona merah dan akan dilalui transportasi umum.

“Melalui fitur Pantau Jalan, pengguna dapat mengetahui potensi penyebaran Covid-19 secara real time yang terdapat di sepanjang rute yang akan dilalui,” ujar Kepala BPTJ Polana B Pramesti dalam keterangan persnya, Selasa (9/6/2020).

UPDATE Covid-19 Selasa, Tambah 1.043 Kasus, DKI Jakarta & Jawa Timur Mendominasi

Lahan Pemakaman Covid-19 Milik Pemko Banjarmasin Terisi 91 Jenazah

Aplikasi yang rencananya diluncurkan pada 10 Juni mendatang ini juga dilengkapi dengan fitur deteksi kondisi fisik.

Nantinya, para pengguna telepon seluler dengan sistem operasi Android bisa mendapatkan aplikasi ini dari Google Play Store.

Tahap pertama menggunakan aplikasi ini, pengguna sistem operasi Android diwajibkan registrasi dengan memasukkan data nama, nomor telepon seluler, domisili, dan membuat password.

Selanjutnya, pengguna diminta memasukkan kode verifikasi yang sebelumnya telah dikirimkan oleh sistem melalui SMS ke nomor telepon seluler pengguna.

“Tahap berikutnya, pengguna diharuskan melakukan diagnosis mandiri dengan menjawab beberapa pertanyaan terkait gejala yang dirasakan, riwayat kontak dengan penderita terkonfirmasi Covid 19, dan riwayat perjalanan," kata Polona.

"Hasil jawaban dari pengguna ini yang akan diolah sistem untuk mendeteksi apakah pengguna tergolong berpotensi terjangkit Covid-19 atau tidak,” imbuhnya.

Setelah itu, aplikasi tersebut juga akan memberitahu apakah daerah tempat pengguna berada tergolong zona merah Covid-19 atau tidak.

Selian itu, data terkait angka penyebaran Covid-19 juga akan disajikan di aplikasi ini. Data tersebut dijamin valid lantaran aplikasi ini bekerja sama dengan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Polona berharap aplikasi ini dapat mempermudah para pengguna transportasi dalam memantau peredaran Covid-19 di tengah aktivitas sehari-hari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Segera Luncurkan Aplikasi L-Cov untuk Lacak Covid-19 lewat Android"

Editor: Rahmadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved