Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Kalsel 2020 - Dipastikan Digelar 2020, Bakal Calon Tancap Gas Sosialisasikan Diri

Masing-masing bakal calon kepala daerah di Kalsel kembali fokus untuk melakukan segala langkah dan persiapan untuk menghadapi puncak Pilkada

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Supian HK 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah bersama DPR RI dan penyelengara pemilihan umum serta pihak terkait lainnya sudah memutuskan pelaksanaan pemungutan suara akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Meski teknis dan rincian jadwal tahapan belum dibakukan dalam Peraturan KPU (PKPU), namun kelanjutan tahapan pemilihan sudah ditetapkan akan kembali dimulai pada 15 Juni 2020.

Dengan adanya kepastian tersebut, masing-masing bakal calon kepala daerah di Kalsel kembali fokus untuk melakukan segala langkah dan persiapan untuk menghadapi puncak Pilkada kurang lebih lima bulan lagi.

Azriel Kembali Beri Pesan Menohok Pada Krisdayanti dan Raul Lemos

Pelamar Tenaga Medis untuk Gedung Karantina Pemkab Banjar Sepi Peminat

Rangkuman Soal SMA Selasa 9 Juni Belajar dari Rumah TVRI Integral untuk Hitung Luas Daerah

Salah satunya Bakal Calon Gubernur Kalsel yaitu Wakil Menteri Hukum dan HAM RI di era kepemimpinan Presiden SBY, Prof. Dr. H Denny Indrayana yang nyatakan kembali akan tancap gas berkoordinasi mengupayakan finalisasi koalisi partai politik yang berpeluang mengusungnya.

Diketahui, Denny sudah menyerahkan surat tugas dari DPP Partai Demokrat untuk mencari koalisi partai kepada DPD Partai Gerindra Provinsi Kalsel demi melengkapi berkas lamarannya agar diusung sebagai Calon Gubernur Kalsel oleh partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Sambil mengupayakan terbentuknya perahu untuk maju dalam Pilgub Kalsel, Denny juga kembali menggencarkan upaya sosialisasi kepada masyarakat calon pemilih.

Menurut Denny, segala upaya, sarana dan instrumen komunikasi dengan masyarakat akan dimaksimalkan baik secara langsung maupun melalui platform digital termasuk media sosial.

"Semua akan dimaksimalkan, kecuali instrumen politik uang. Karena kami berangkat dari niat untuk tidak mendukung politik uang," kata Denny kepada Banjarmasinpost.co.id.

Bakal Calon lainnya yang juga berniat bertarung di Pilkada Kalsel 2020, Mantan Wakil Gubernur Kalsel, H Rosehan Noor Bahri menyatakan dirinya tak terlalu terganggu dengan sempat ditundanya tahapan pemilihan akibat Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved