Breaking News:

Kriminal Tapin

Polsek Tapin Utara Cari Pelaku Hipnotis yang Keluyuran di Kupang

Pelaku hipnotis yang diduga mengambil uang pedagang dan perhiasan perempuan yang berjalan sendiri saat ini dicari petugas Polsek Tapin Utara.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
Tangkap layar Tribunnews
ILUSTRASI - Hipnotis 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pelaku kejahatan dengan cara menghipnotis korbannya, beraksi di wilayah Kelurahan Kupang, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin,  Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, sasaran para pelaku hipnotis, pedagang  kelontongan.

Cara pelaku, mampir di kios menawarkan uang sewa memasang spanduk obat-obatan, sambil berkomunikasi dengan pemilik kios.

Begitu pemilik kios sepakat dengan uang sewa memasang spanduk, pelaku mengajak bersalaman atau kontak fisik, hingga akhirnya uang korban beralih kepada pelaku.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan mobil minibus . Sudah tiga pedagang kelontongan yang diperdayai pelaku.

Kawanan ini juga mengincar perempuan yang berjalan sendiri, berpura-pura menanyakan alamat nama desa di wilayah Kabupaten Rantau.

Sejoli di Kupang Kabupaten Tapin Digerebek, Cowok Sembunyi di WC

Penjaga Gerbang Polsek Tapin Utara Kenakan Rompi Antipeluru dan Helm

Nama Bhabinkamtibmas Polsek Tapin Utara ini Sudah Dikenal sebagai Penolong Orang yang Terlantar

Kalselpedia: Profil Polsek Tapin Utara

Bikin Resah Pengunjung RTH Rantau Baru, Tiga Pemuda Bakarangan Tapin Ini Diamankan Polisi

INGAT! Jangan Sembarangan Bawa Pisau, Kalau Tidak Ingin Sial Seperti Pria Warga Tapin Selatan Ini

Jika korban berkomunikasi dengan pelaku dengan memberikan keterangan alamat yang dimaksud, perhiasan korban dipreteli pelaku karena mengira jari dan lengan korban terlihat berdarah.

Pelaku bermaksud menolong korban dengan melepas cincin dan gelang korban untuk mengobati luka yang dilihat korban.

Padahal, jari dan lengan korban tak luka ataupun berdarah. Hanya karena hipnotis para pelaku, korban merasa jari dan lengannya terluka hingga korban tersadar perhiasan emasnya lenyap dibawa kawanan pelaku.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved