Pilkada Kalsel 2020

Kampanye Akbar Diperkirakan Tak Digelar, Begini Kata Parpol di Kalsel

Pandemi Covid-19 diperkirakan masih terjadi saat berlangsung pilkada Kalsel tahun 2020 dan parpol tak mempermasalahkan jika kampanye akbar ditiadakan.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Supian HK. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaksanaan pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2020 ditetapkan dilaksanakan pada 9 Desember 2020, namun jadwal tahapannya belum dipastikan melalui Peraturan KPU (PKPU).

Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, sederet tahapan pelaksanaan pemilihan dipastikan akan disesuaikan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. 

Salah satu tahapan pemilihan yaitu kampanye pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dipastikan akan terpengaruh sehingga diperkirakan tak akan ada pelaksanaan kampanye akbar.

Menurut Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Supian HK, Rabu (10/6/2020), pihaknya tidak mempermasalahkan jika memang PKPU mengatur bahwa kampanye akbar akan ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

Pilkada Saat Wabah Corona, KPU dan Bawaslu Kalsel Minta APD ke DPRD

KPU Kalsel Hitung Ulang Anggaran Tambahan Kelengkapan Alat Pelindung Diri, Ini Tanggapan Gubernur

H Supian yang juga merupakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel ini mengaku sudah sempat melakukan koordinasi pendahuluan membahas kemungkinan tersebut. 

Jika tak diselenggarakan kampanye akbar, maka pihaknya menurut H Supian akan lebih memilih melaksanakan kampanye dan sosialisasi pasangan calon gubenrur dan wakil gubernur yang diusungnya melalui metode pintu ke pintu. 

"Kami kemarin koordinasi rapat dengan pihak partai, kami tidak melaksanakan kampanye tapi hanya door to door itu sesuai dengan protap Kemendagri dan KPU," kata H Supian. 

Partai Golkar dipastikan menjadi salah satu partai yang berperan sentral dalam pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2020 di Kalsel khususnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. 

DPRD Kalsel Bahas Persiapan dan Kamtimbas Jelang Pilkada Serentak 2020

Pilkada Kalsel 2020 - Dipastikan Digelar 2020, Bakal Calon Tancap Gas Sosialisasikan Diri

Pasalnya, partai berlambang pohon beringin ini menjadi pemilik modal kursi Parlemen Kalsel terbanyak, yaitu 11 kursi, pada pemilihan legislatif tahun 2019 lalu. 

Halaman
123
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved