Breaking News:

Berita Tapin

Ujian PAT MAN 1 Tapin Sempat Terkendala Sinyal Jaringan, Begini Kata Analis IT Diskominfo Tapin

Tim IT MAN 1 Tapin, Fiqrie mengatakan sekitar lima persen dari seluruh peserta ujian PAT mengalami kendala jaringan sinyal internet.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Fajar Sadik, S.Kom, Analis IT Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Tim IT MAN 1 Tapin, Fiqrie mengatakan sekitar lima persen dari seluruh peserta mengalami kendala jaringan sinyal internet.

Fajar Sadiq, Analis IT pada Dinas Informatika dan Komunikasi (Diskominfo) Kabupaten Tapin, mengatakan kendala sinyal internet tersebut sudah dapat teratasi.

E-Learning itu jaringan sinyal yang kuat harus dengan indihome atau internet kabel optik.

Jika menggunakan smartphone, maka harus dipastikan sinyal 4G di sekitar rumah siswa.

Cari provider kartu kuota internet yang sinyalnya kuat atau muncul tanda 4G agar tidak terganggu saat ujian daring.

Tagihan Listrik Naik, Pemerintah Wanti-wanti PLN : Kita Cek, PLN atau Masyarakat yang Bohong

Penumpukan Pasien PDP di IGD, Komisi IV DPRD Kalsel Sidak ke RSUD Ulin Banjarmasin, Temukan Hal Ini

Soal Lonjakan Tagihan Rekening Listrik, DPRD Kalsel Panggil PLN UIW Kalselteng, Ini Masalahnya

Ariadi, siswa MAN 1 Tapin beberapa kali mencoba memasuki E-Learning MAN 1 Tapin ketika mengikuti mata pelajaran bahasa Arab dan sejarah Indonesia, Selasa (9/6/2020).

Warga Desa Tingkawang, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel itu peserta Penilaian Akhir Tahun (PAT).

Dari 25 soal bahasa Arab, Ariadi mampu menjawab 15 soal pilihan ganda dan 10 soal salah.

Sedangkan mata pelajaran Sejarah Indonesia, jawaban dia hanya salah dua.

"Saya berhasil masuk E-Learning MAN 1 Tapin karena saya kirim ke whatsapp guru. Akhirnya saya dapat masuk lagi," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan, Kadisdik Tapin, Hj Ahlul Jannah mengatakan kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin hanya melayani pendidikan usia dunia, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

"Kalau tingkat SMA, SMK dan SMALB sudah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved