Ekonomi dan Bisnis

Tahun Ajaran Baru 2020, Penjualan ATK Gramedia Alami Penurunan 90 Persen

Tidak jelasnya awal tahun ajaran baru membuat penjualan ATK di toko buku pada Tahun ajaran baru 2020-2021 ini turun 90 persen

banjarmasinpost.co.id/leni wulandari
Persediaan ATK di Toko Gramedia Veteran. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Simpang siur perpanjangan sistem belajar di rumah saja, pada tahun ajaran baru 2020, turut mempengaruhi penjualan alat tulis penunjang keperluan murid selama bersekolah.

Alat tulis atau juga yang biasa disebut alat tulis kantor (ATK) menjadi incaran masyarakat di toko-toko buku saat memasuki tahun ajaran baru.

Namun, berbeda dengan tahun ajaran baru ditengah pandemi saat ini, penjualan ATK juga terdampak wabah Covid-19.

Toko Buku Gramedia Veteran salah satunya, penjualan yang biasa meningkat lebih dari 100 persen itu kini penjualan ATK di toko buku yang berada di Jalan Veteran, kecamatan Banjarmasin  Tengah, kota Banjarmasin itu menurun drastis sebanyak 90 persen.

Tahun Ajaran Baru Sekolah, Pesanan Jahit Baju di Banjarmasin Malah Sepi, Merosot Hingga 90 Persen

Kemendikbud Bahas Tahun Ajaran Baru, Jawaban Soal SD Kelas 4 5 dan 6 Belajar Dari Rumah TVRI Tak Ada

Berikut Dampak-dampak Pergeseran Tahun Ajaran Baru ke Januari 2021, Anak Stres & Gaji Guru Terpotong

"Kalau bulan Mei penurunan ATK 70 persen. Sekarang (Juni) turunnya jadi 90 persen, kenaikannya belum signifikan," ucapnya pada Kamis (11/6/2020).

Penurunan ini, menurut Spv. Counter Stationery Toko Buku Gramedia Veteran, Siti Maryam (34), disebabkan oleh masih berlangsungnya sistem belajar di rumah saja, sehingga daya beli masyarakat pada berbagai jenis produk ATK di toko buku itu turut mengalami penurunan.

Penurunan daya beli masyarakat ini sudah dirasakan sejak awal kebijakan diberlakukannya sistem belajar mengajar di rumah saja bagi siswa sekolah, yakni Maret 2020 lalu.

Adanya kebijakan belajar di rumah saja menggunakan sistem daring tersebut muncul setelah diliburkannya kegiatan belajar mengajar mengingat tidak memungkinkannya untuk berkumpul dan bertatap muka dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Akibatnya, bangku-bangku sekolah tak lagi terisi oleh wajah-wajah ceria murid sekolah dan sistem belajar beralih secara daring menggunakan gawai yang terhubung dengan pengajar yang memberikan materi.

4 Alasan Kemendikbud Tetapkan Tahun Ajaran Baru 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020

Sejalan dengan perubahan sistem ajar tersebut, ATK yang dulunya merupakan penunjang utama dalam belajar mengajar, kini alat tulis itu di toko buku tak lagi ramai diburu seramai tahun-tahun ajaran baru sebelumnya.

"Kalau untuk tahun ajaran baru biasanya yang dicari pewarna, pulpen, buku mewarnai dan buku tulis. Tapi yang paling banyak buku tulis," ucap Siti Maryam. (banjarmasinpost.co.id/ leni wulandari)

Penulis: Leni Wulandari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved