Sport

Atlet Panahan NPC Kalsel Ikuti Pelatnas Secara Online

Atlet NPC cabang panahan tak bisa bergabung dalam pelatnas dikarenakan pandemi Covid-19 sehingga jalani latihan di rumah masing-masing secara online.

ISTIMEWA
Atlet panahan National Paralympic Committee (NPC) Kalimantan Selatan, Muhammad Ali. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Atlet panahan National Paralympic Committee (NPC) Kalimantan Selatan,  Muhammad Ali, ikuti program Pelatnas jarak jauh secara online. Hal ini dimulai sejak dua Juni 2020.

Harusnya ia mengikuti Pelatnas yang dipusatkan di Solo, Provinsi Jawa Tengah. Tetapi berhubung adanya wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, semua atlet dipulangkan ke daerah masing-masing.

"Jadi, Pelatnas online melalui aplikasi zoom, baru ini saja," kata Ali kepada Banjarmasinpost.co.id. Sabtu (13/6/2020).

Latihan dimulai dari pukul 08.00 Wita sampai dengan 12.00 Wita, sedangkan untuk pantauan secara daring dari pukul 10.00 Wita sampai dengan 10.40 Wita.

Dulu Panahan Berjaya, Kini Ali Merangkap Jadi Pelatih Sekaligus Atlet di Tanah Bumbu

Pelatih Panahan Kalsel Lebih Fokus Pada Atlet Junior

Olahraga Panahan Makin Marak di Kalsel, Hidayaturahman Berharap Sejumlah Klub Terdaftar

Syafiq Optimistis Menghadapi Kejuaraan Compound Tingkat Pelajar

Video Atlet Judo NPC Berpeluang Ikut Papernas di Papua 2021

Atlet Renang NPC Kalsel Ini Tetap Semangat Latihan Walau Belum Ada Kejuaraan, Ini Motivasinya

Latihan yang dilakukan sesuai program yang diberikan oleh pelatih, di antaranya latihan fisik dan mempertahankan teknik.

Untuk latihan menjaga fisik di antaranya sit up sebanyak 20 kali empat set, push up 20 kali empat set ,back up 60 kali empat set, plank benk satu menit 4 set dan squat satu menit pada Rabu dan Jumat.

Sedangkan untuk latihan mempertahankan teknik, yaitu dengan latihan menembak mulai dari 250 sampai dengan 300 anak panah pada Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Menurut ali, latihan secara daring dia tidak mengalami kesulitan, dikarenakan bisa langsung bertanya bila mengalami kesulitan.

"Alhamdulillah tidak mengalami kesulitan, kalaupun kesulitan bisa langsung bertanya," katanya.

Lelalki yang akan mengikuti Asian Para Games (APG) di Filipina yang rencana awal Januari 2020 ternyata diundur ke Maret dan sekarang kabarnya diundur kembali ke Oktober ini masih semangat latihan.

Sebelumnya, Ali juga pernah mengikuti APG 2018 di Jakarta dan berada di urutan ke empat dan dia juga mengikuti PEPARNAS 2016 di Bandung dan berhasil meraih dua medali emas beregu.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved