Sentra Perajin Sasirangan di Tapin

Sasirangan dari Timbaan Kabupaten Tapin Terkenal Setelah Ikut Pameran

Pemerintah Kabupaten Tapin melibatkan sasirangan hasil perajin Desa Timbaan pada 2017 dan sering diiikutkan pameran sehingga makin terkenal.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Rusidah, perajin kain sasirangan khas Kabupaten Tapin, Kalsel, memperlihatkan bahan kain polos yang bakal dijadikan sasirangan, Sabtu (13/6/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Hasil karya Kelompok Usaha Bersama (Kube) perajin sasirangan di Desa Timbaan, kali pertama terkenal setelah dilibatkan Pemerintah Kabupaten Tapin pada 2017 lalu.

Mereka diikutkan dalam setiap pameran produk kerajinan di dalam dan luar Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), mewakili Kabupaten Tapin.

Proses itu tidak mudah, mereka harus membuat pola atau motif khas Kabupaten Tapin agar mampu bersaing dengan kain sasirangan dari daerah lainnya.

Maklumlah, kain sasirangan sudah familiar sebagai kain dari Kalimantan Selatan. Apalagi, daerah lain juga bikin sasirangan.

Sentra Perajin Kain Sasirangan di Timbaan Kabupaten Tapin

Ratusan Perempuan Desa Timbaan di Kabupaten Tapin Ini Bikin Sasirangan

Usaha Sasirangan Desa Timbaan Kabupaten Tapin Dirintis Sejak 2014

Pembuatan Sasirangan Khas Kabupaten Tapin Diawali Bikin Pola dan Motif

Sasirangan Khas Kabupaten Tapin Gunakan Jarum Emas dan Benang Khusus

Keunggulan kain sasirangan khas Kabupaten Tapin ada di motif atau desain yang menonjolkan daerah khas Tapin, serta miliki makna filosofi dalam tiap desain motifnya.

"Kami harus berkreasi dan berinovasi agar desain tidak monoton dengan bimbingan pak Bupati Tapin HM Arifin Arpan," kata Rusidah alias Acil Sidah kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (13/6/2020).

Sebanyak 14 macam motif diperlihatkan kepada Bupati Tapin HM Arifin Arpan, sebelum dilibatkan dalam pameran kerajinan khas daerah.

"Anggota kami bolak-balik ke Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin memperlihatkan hasil karya kami. Alhamdulillah dipercaya Pemerintah karena motifnya berbeda dengan daerah lain. Setiap tahun seragam hari jadi kain sasaringan dari Desa Timbaan," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved