Sentra Perajin Sasirangan di Tapin

Sasirangan Khas Kabupaten Tapin Gunakan Jarum Emas dan Benang Khusus

Pembuatan sasirangan khas Tapin di sentranya, yakni di Desa Timbaan, Kabupaten Kabupaten, Kalsel, menggunakan jarum emas dan benang khusus.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Suhaibah, perajin kain sasirangan khas Kabupaten Tapin, Kalsel, saat menjelujur atau menjahit pola sebelum diberi pewarnaan, Sabtu (13/6/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sentra pembuatan kain sasirangan khas Tapin terdapat di Desa Timbaan, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan ( Kalsel ). 

Jumlah perajinnya mencapai ratusan orang. Mereka membuatnya diawali dari motif atau pola desain. 

Proses berikutnya, kain putih polos dijahit dengan jarum emas dan benang khusus sasirangan.

Menjahit pola tadi, disebut menjelujur, yaitu menjahit pola atau motif yang dibuat dengan benang khusus.

VIDEO Melihat Sentra Perajin Kain Sasirangan di Kabupaten Tapin

Pembuatan Sasirangan Khas Kabupaten Tapin Diawali Bikin Pola dan Motif

Usaha Sasirangan Desa Timbaan Kabupaten Tapin Dirintis Sejak 2014

Ratusan Perempuan Desa Timbaan di Kabupaten Tapin Ini Bikin Sasirangan

"Jahitan harus rapat mengikuti pola. Sebab, proses berikutnya, kain setelah dijahit akan ditarik kencang untuk proses pewarnaan," ujar Suhaibah alias Acil Aliyah, anggota Kelompok Usaha Bersama (Kube) perajin kain sasirangan khas Tapin di Desa Timbaan kepada Banjarmasinpost.co.id.

Perlu kehati-hatian ketika menjelujur. Jika jahitan tidak kuat, maka akan membuat proses pewarnaan kain menjadi tidak maksimal.

"Hasil dari kain yang dijelujur itulah yang nantinya menjadi motif kain sasirangan khas Tapin," tambah Rusidah.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved