Ekonomi dan Bisnis

Barang Elektronik Bekas di Pasar Kasbah Kota Banjarmasin Masih Ramai Pembeli, Ini Ternyata Alasannya

Tak kalah dengan toko elektronik modern, toko elektronik bekas milik Budi (47) di Pasar Sentra antasari (Pasar Kasbah) masih saja ramai dikunjungi.

banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Toko Elektonik Bekas di Lantai II Pasar Sentra Antasari (Pasar Kasbah) Banjarmasin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seolah tidak terpengaruh dengan perkembangan toko elektronik modern, toko elektronik bekas milik Budi (47), lantai dua Pasar Sentra antasari Kota Banjarmasin atau dikenal Pasar Kasbah, masih saja ramai dikunjungi pembeli.

Hal tersebut terjadi lantaran barang elektronik bekas yang dijual Budi terbilang relatif murah, dengan kondisi barang masih layak pakai.

"Saya berjualan ini salah satu alasannya untuk membantu masyarakat dengan ekonomi lemah, juga hasilnya lumayan," kata Budi. Minggu (14/06/2020).

Budi mengaku mendapatkan barang bekas tersebut dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah warga, atau hasil membeli dari para pemulung.

Kebakaran Landa Permukiman di Tabalong, Dua Bangunan Alami Kerusakan

Positif Covid di Tala Kian Menanjak, di Wilayah ini Dominasi Sebarannya

Dua Hari Tenggelam di Danau eks Tambang Kabupaten Banjar, Jasad Pemancing Mengapung

Tentu barang elektronik tersebut dalam kondisi rusak atau tidak bisa dipakai, kemudian baru bisa dijual kembali melalui proses perbaikan.

"Awalnya kan rusak, terus kami perbaiki dan dijual kembali. Beda harganya dengan yang baru bisa sampai 40 persen," jelasnya.

Sementara itu Mahzuri sorang pembeli barang elektronik bekas mengaku ingin membeli kipas angin, kemudian diperbaiki untuk dijual kembali.

Menurutnya dengan cara seperti itu, ia bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan.

"Murah di sini, kualitasnya juga bagus, tapi nanti saya perbaiki lagi di rumah kemudian saya jual lagi," ujarnya.

Berbagai macam perangkat elektronik bekas dijual di tempat ini, dengan harga beragam, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu tergantung jenis dan kondisi barang.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved