Breaking News:

Berita Tanahlaut

VIDEO Politala Bikin Pakan Ternak dari Limbah Perikanan dan Mi Instan

Tiga mahasiswi Politala Kalimantan Selatan mengolah limbah perikanan dan mi instan menjadi pakan untuk ternak ayam broiler, burung puyuh dan lele.

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tiga mahasiswi Politeknik Negeri Tanahlaut (Politala), Kabupaten Tanahlaut (Tala) Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil mengolah limbah menjadi pakan ternak.

Limbah-limbah itu adalah limbah dari hasil perikanan, udang, kepiting dan cumi yang banyak terdapat di Pantai Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tala, Kalsel. Dicampur, limbah mi instan.

Hasilnya, pakan untuk ayam broiler, burung puyuh dan ikan lele.  

Itulah karya Rika Safitri, mahasiswi Prodi Agroindustri Politala, bersama dua temannya, Rida dan Halimah. Ketiganya berada di bawah bimbingan dosen, Anton Kuswoyo. 

"Yang membedakan dari tiga pakan tersebut adalah bahan campurannya. Bahan utamanya sama, yakni limbah perikanan dan limbah mi instan," tutur Rida kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (14/6/2020).

Dikatakannya, pakan ternak dibuat dengan perbandingan komposisi tertentu untuk diujicoba pada ternak secara langsung, ayam broiler, burung puyuh dan ikan lele.

Mahasiswa Politala Sukses Bikin Mesin Pencetak Pelet Ikan, Segini Kapasitas Produksinya

VIDEO Mahasiswa Politala Sulap Limbah Kulit Galam Jadi Arang Berkalori Tinggi

Jalani Studi di Taiwan, Begini Kisah Mahasiswa Politala Asal Flores Manggarai NTT

Peduli Warga Terdampak, Mahasiswa Politala Bagi Sembako hingga Masker

Delapan Mahasiswa Politala Raih Beasiswa Taiwan, Ini Programnya

Telur Asin Asap Desa Telaga Disulap Tim PKM Politala Jadi Aneka Rasa dan Bisa Awet Sebulan

Selama uji coba menunjukkan fakta yang menggembirakan. Burung puyuh yang diperlihara Rida, tiap hari diberi pakan hasil olahan tersebut. Hasilnya, produksi telur per hari rata-rata mencapai 90-95 persen.

"Hasil ini sama dengan jika burung puyuh diberi pakan buatan pabrik. Burung puyuh yang diberi pakan buatan pabrik, produksi telurnya juga rata 90-95 persen per hari,” beber Rida.

Begitu pula uji coba pada ayam broiler dan ikan lele. Hasilnya juga menggembirakan. 

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved