Nasional

LINK Live Streaming TV One Program Fakta : 'Tagihan Listrik Selangit, Rakyat Menjerit'

Live Streaming TV One malam ini ada tayangan program Fakta 'Tagihan Listrik Selangit, Rakyat Menjerit'

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Rahmadhani

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saksikan Live Streaming TV One program Fakta malam ini Senin (15/6/2020) yang dibawakan oleh Balques Manisang.

Program Fakta malam ini dapat diakses melalui Video Streaming Website TV One ataupun Youtube TV One pada mulai pukul 21.00 WIB

Program Fakta malam ini akan membahas mengenai masyarakat yang heboh atas membengkaknya tagihan listrik bulan Juni, untuk masa pakai bulan sebelumnya.

Kehebohan kenaikan tarif listrik ini terpotret dalam media sosial beberapa daerah di indonesia.

Biasa Cuma Rp 2 Jutaan, Tagihan Listrik Bengkel Ini Tembus Rp 20 Juta, PLN Sebut Ada Kebocoran

Tagihan Listrik Naik, Pemerintah Wanti-wanti PLN : Kita Cek, PLN atau Masyarakat yang Bohong

"Menurut PLN naiknya tagihan tersebut, merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelanggan, yang notabene telah menggunakan listrik negara. Bagaimana reaksi masyarakat mengenai hal ini? Mengapa tagihan listrik sebagian masyarakat bisa melambung tinggi?," tulis akun TVOneNews pada Senin (15/6/2020).

* LIVE STREAMING TV ONE

Link Live Streaming TVOne malam ini dapat diakses dengan mengklik tautan berikut ini :

LINK

LINK 2

* Ada Pelanggan Tagihan Listriknya Naik 10 Kali Lipat, Ini Kata PLN

Banyak masyarakat yang mengeluhkan rekening tagihan listrik melonjak tinggi pada Juni 2020. Besaran kenaikan yang dialami masyarakat pun bervariasi. Bahkan, Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) Yuddy Setyo mengatakan, terdapat pelanggan yang mengalami kenaikan tagihan listrik hingga 10 kali lipat. Kendati demikian, tidak banyak pelanggan yang mengalami kenaikan tagihan listrik hingga 10 kali lipat.

"10 kali lipat yang melonjak sekitar 0,37 persen dari total pelanngan yang ada," kata Yuddy dalam sebuah diskusi virtual yang dikutip dari Kompas.com, Senin (15/6/2020).

Salah satu contoh pelanggan yang mengalami kenaikan hingga 10 kali lipat adalah pemilik rumah kos-kosan.

Yuddy menjelaskan, sebelum menjadi kos-kosan, rumah tersebut kosong. Sehingga konsumsi listriknya pada bulan Desember 2019-Februari 2020 (tolak ukur penghitungan rata-rata penggunaan Maret) masih rendah.

Namun, semenjak April hingga saat ini rumah tersebut sudah menjadi kos-kosan, sehingga konsumsi listriknya naik drastis.

Dengan skema penghitungan rata-rata konsumsi listrik selama 3 bulan terakhir, terdapat biaya listrik yang tidak terbayarkan oleh pemilik kos-kosan untuk penggunaan April-Mei.

Sehingga, terjadi carry over atau penumpukan penagihan pada rekening Juni. "Pada saat pemakain listrik bertambah, yang dibayar masih rata-rata, masih sedikit. Energi yang carry over masuk ke tagihan berikutnya," ujar Yuddy.

Untuk mengatasi hal tersebut, PLN memberikan skema pembayaran cicilan untuk besaran kenaikan tagihan listrik yang dialami pelanggan. "Tagihan carry over bisa dicicil," ucap Yuddy.

(Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved