Breaking News:

Aditya Mundur dari Pilkada Banjarbaru

Penjelasan Pengamat Politik Mundurnya Aditya Mufti Ariffin dari Pilwali Banjarbaru

Pengamat politik ULM memprediksi calon petahana di pilwali Kota Banjarbaru bisa jadi sebagai calon tunggal atau berhadapan dengan pasangan independen.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Penjelasan Pengamat Politik Mundurnya Aditya Mufti Ariffin dari Pilwali Banjarbaru
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Budi Suryadi

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pengamat politik dari Universitas Lambung Mangkutat (ULM), Prof Dr H Budi Suryadi, MSi, mengatakan, fenomena mundurnya  Aditya Mufti Ariffin dari Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kontestasi politik di Kota Banjarbaru ini sangat menarik. 

"Tentunya dimana bakal calon sudah banyak berkampanye yang secara tegas akan ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Wali Kota Banjarbaru, ibaratnya investasi politik yang cukup besar sudah dijalankan oleh pasangan tersebut," kata Prof Dr H Budi Suryadi, MSi, Senin (15/6/2020). 

Namun pertimbangan rasionalisasi politik lebih menjadi alasan utama kemunduran pasangan ini dan harus dihotmati. 

Ke depan, menurut Budi Suryadi, ada dua kemungkinan politik terjadi di Banjarbaru.

Aditya Mundur di Pilwali Banjarbaru, Tak Ingin Korbankan Masyarakat di Tengah Pandemi

Aditya Mundur dari Pilwali Banjarbaru, Sikap Golkar ke Pasangan Petahana Nadjmi-Jaya

PDIP Hormati Keputusan Aditya Mundur dari Pilwali Banjarbaru

VIDEO Penjelasan Aditya Mufti Ariffin Mundur dari Pilwali Banjarbaru

Aditya Mundur dari Pilwali, KPU Banjarbaru Tegaskan Tetap Jalankan Pilkada

Pertama, petahana dalam pilwali nanti tanpa ada pasangan lain atau calon tunggal.

Kedua, petahana tidak calon tunggal tetapi berhadapan dengan calon pasangan independen.

Disinggung apakah ini pancingan? Menurut Budi Suryadi, tidak. "Menurut hemat saya, pasangan ini memang serius untuk mundur dari bakal calon pilwali," tandasnya.

Disinggung apakah ke depan akan ada pendatang baru di Banjarbaru, kemungkinan ada.

Namun, dijelaskan dia, bahwa pendatang baru justru peluangnya sangat kecil.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved