Breaking News:

BPost Cetak

Raih 1 Juta Subscriber Lewat Game, Youtuber HSS Ini Raih Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Youtuber banua, Nia Kurniati (27) sukses merain 1 juta subcriber berkat usahanya membuat konten game free fire sejak 2018

istimewa
Youtuber Gaming asal Kandangan, Idang Nia dengan Penghargaan Play Buttonnya. 

Sesudah lebih dari setengah tahun menjadi pembuat konten, lulusan STKIP PGRI Banjarmasin 2015 ini memilih berhenti sebagai honorer untuk fokus sebagai pembuat konten di Youtube.

Walaupun keluarganya sempat meragukan keputusannya, ia berhasil menunjukkan bahwa pilihannya tidaklah salah.

Konten gamingnya semakin banyak ditonton dan jumlah subscribernya kian bertambah hingga berhasil mendapatkan Silver Play Button, penghargaan untuk akun yang mencapai 100 ribu subscriber dan kini mendapatkan Gold Play Button.

Ia pun kini didaulat sebagai influencer resmi free fire Indonesia dan salah menjadi satu pemain di tim Esport Indonesia yaitu Queen Ind.

Pundi-pundi uang yang diperoleh wanita cantik kelahiran Tambingkar ini kini mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Tak hanya mengandalkan penghasilan dari youtube, ia kini merambah dunia bisnis di antaranya bisnis hijab.
Rasa jenuh pun sempat menghampiri dirinya karena membuat konten setiap hari.

Jalan-jalan bersama keluarga menjadi salah satu ‘obat’ bagi dirinya untuk menyegarkan dirinya untuk kembali berkarya.

Memulai channel YouTube dengan konten video game tentu bukan sesuatu yang mudah karena bukan tema yang umum, apalagi untuk cewek. Karena itulah ia pun turut membagikan tips bagi yang ingin mengikuti jejaknya.

Sosok yang Cueki Baim Wong untuk Collab Sebelum Jadi YouTuber Rangking 1 Kalahkan Raffi & Atta

“Pahami pasar, nikmati proses, jangan takut salah karena setiap tangan berbeda sentuhan seninya,” terangnya.

Ia pun meyakini bahwa di era teknologi dan informasi yang sudah berkembang pesat ini, menekuni karir sebagai pembuat konten di YouTube tidak bisa dianggap sebelah mata.

Apabila berhasil memikat banyak penonton, bukan tidak mungkin profesi tersebut dijadikan sebagai mata pencaharian utama. (banjarmasinpost.co.id/amirul yusuf)

Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved