Sport

Atlet Kalsel Ini Dulu Tak Diizinkan Geluti Kempo, Sekarang Malah Begini

Awalnya tak diizinkan jalani latihan kempo namun pada akhirnya kenshi Kalsel Desy Jakal Kuswinarni mendapat restu orangtua.

DESY JAKAL UNTUK BPOST GROUP
Desy Jakal (kiri), atlet kempo Kalimantan Selatan. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sempat tidak mendapatkan izin, pada akhirnya Desy Jakal Kuswinarni bisa bernapas lega.

"Orangtua awalnya tidak setuju karena takut kalau saya terjadi sesuatu, misalanya patah tulang," ungkap Desy, atlet kempo Kalimantan Selatan ( Kalsel ) ini kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (16/6/2020).

Salah satu kenshi andalan ini mengaku mulai tertarik kempo saat SMP setelah melihat gerakan-gerakan di olahraga ini. "Setelah saya Madrasah Aliyah (MA), saya mulai ikut kempo," imbuh dia.

Berbagai macam alasanpun pernah dilakukannya demi bisa berlatih kempo, hingga membawa temannya pulang ke rumah kemudian alasan mengantar teman pulang.

Kenshi Kalsel Ini Tetap Latihan Meski PON XX Papua Diundur

Pelatih Kempo Kalsel Berharap Kejuaraan Pelajar Sering Digelar

Berawal Dipaksa Orangtua, Kenshi Banjarmasin Ini Ingin Terus Berprestasi di Kempo

Perkemi Kalsel Perbanyak Buka Dojo Baru di Sekolah-sekolah, Ini Targetnya

Tingkatkan Tenaga Pelatih, Puluhan Kenshi Dikirim Ikut Ujian Kyu di PB Perkemi Setiap Tahun

Popda Kalsel Eksebisikan Cabang Olahraga Kempo

Untungnya, jalan olahraga kempo Desy berlanjut setelah Pengurus Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala) datang dan menemui orangtuanya untuk meminta izin.

Pada akhirnya, respons orangtua sekarang malah sangat mendukung. Bahkan kalau tidak latihan, mereka malah bertanya-tanya.  

"Respons awalnya waktu itu berat. Tapi setelah diyakinkan, baru diizinkan. Sekarang, kalau tidak latihan, malah ditanyain," ceplos Desy.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved