Eksotisme Hutan Kota Pelaihari

Beragam Vegatasi Hutan Tropis Tumbuh di Hutan Kota Pelaihari, Ada Sungai Kecil Berair Jernih

Hutan Kota Pelaihari bisa disebut potret hutan alami di Banua ini.Beragam jenis vegetasi hutan tropis dapat dijumpai di situ

banjarmasinpost.co.id/idda royani
Beragam pohon tropis bisa ditemui di Hutan Kota Pelaihari. Keberadaan pepohonan ini membuat air di sungai kecil di Hutan Kota Pelaihari sangat jernih dan segar. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Meski tak terlalu luas (7,4 hektare), namun Hutan Kota Pelaihari di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), bisa disebut potret hutan alami di Banua ini.

Beragam jenis vegetasi hutan tropis dapat dijumpai di situ seperti kayu galam (melaleuca cojuputi), angsana (pterocarpus indicus), pinus (pinus mercusii), durian (durio zibethinus), dan lainnya.

Begitu memasuki kawasan Hutan Kota, dinginnya udara seketika menyeka kulit tubuh. Aneka suara satwa hutan pun terdengar silih berganti, seperti suara jangkrik, belalang, dan burung.

Semakin jauh kaki melangkah menyusuri kawasan Hutan Kota setempat, tumpukan dedaunan yang menyelimuti permukaan tanah juga kian tebal. Terutama yang berada di sekitar sungai.

Ini Fasilitas yang Berikutnya Bakal Ada di Hutan Kota Pelaihari, Galeri hingga Kereta Mini

VIDEO Rumah Pohon dalam Hutan yang Eksotisme di Kota Pelaihari

Ada Wahana Paintball, Hutan Kota Pelaihari Asyik untuk Penghoby Perang-perangan

Aliran sungai kecil juga kian menguatkan 'potret' hutan alami di Hutan Kota Pelaihari. Layaknya di hutan alam, kian ke hulu aliran sungai kian mengecil. Airnya pun sangat jernih, dingin, dan terasa segar saat digunakan untuk mencuci wajah atau berkumur-kumur.

Sungai kecil itu membelah Hutan Kota setempat. Karenanya ada jembatan kayu yang menghubungkan antara dua sisi daratan.

Semakin ke hilir, penampang sungai itu makin lebar apalagi pada bagian ujung terhubung dengan sungai buatan yang terkoneksi ke danau buatan di Kawasan Jalan Hadji Boejasin.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved