Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Dinilai Tak Transparan, Warga Sebamban Baru Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR oleh BUMdes

Warga Sebambanbaru Kecamatan Sungai Loban kabupaten Tanahbumbu pertanyakan dana CSR yang diserahkan ke BUMDes Rakat Mufakat.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Warga Sebambanbaru perlihatkan bantuan yang tak jelas dikelola Bumdes 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULUCIN - Warga Sebambanbaru Kecamatan Sungai Loban kabupaten Tanahbumbu pertanyakan dana CSR yang diserahkan ke BUMDes Rakat Mufakat.

Pasalnya, warga menganggap tak pernah melihat hasil. Bahkan diduga miliaran dana yang diberikan perusahaan ke desa yang dikelola BUMdes ini tidak jelas.

Ini terungkap saat warga juga menuding PT BKA (Barjasa Kalimantan Abadi) dan akhirnya mengungkapkan apa diberikan.

Dimana PT BKA sebagai pengelola tronton memberikan dana CSR. Namun selama 3 tahun ini dari 2018, 2019 dan 2020, belum ada kejelasan dan transparansi. Bahkan warga saat meminta kejelasannya, juga tak ada.

Warga melaporkan masalah ini melalui sejumlah perwakilannya yakni Arman, Anang Darmawan, Hendi, Taufik Rahman dan Hj Wati dan ditandatangi sekitar 85-an orang perwakilan lainnya yang ingin mengetahui pengelolaan dana CSR secara transparan.

Pesta Sabu di Rumah Orangtua di Hantakan Kabupaten HST Digerebek Polisi

Pembangunan Pasar Bauntung Banjarbaru Mendekati 50 Persen

Cegah Sindrom Metabolik, Begini Batasan Asupan Gula, Garam, dan Lemak bagi Tubuh

Panji Petualang Bagikan Trik Lolos dari Lilitan Pasca Viral Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton

Menurut Arman, warga hanya meminta transparansi karena dari PT BKA telah membuka bahwa sudah menyerahkan bantuan desa. Begitu juga menurut Anang, yang kini telah dipanggil pihak kepolisian untuk memberikan kesaksian.

"Jadi kami memberikan keterangan ini terkait dana bantuan itu yang tidak jelas. Warga tidak mengetahui ada bantuan dan tidak ada penjelasan," ucap Arman, Selasa (16/6/2020).

Dana itu, menurut dari PT BKA adalah dana bantuan untuk desa dalam hal ini CSR, namun pernyataan dari Desa sudah diserahkan ke Bumdes, dan Bumdes setelah itu menyebutkan bukan CSR.

"Kami baru tahu setelah pihak PT BKA membuka, jadi disitu kami mulai pertanyakan karena selama ini tidak tahu dan tidak ada timbal baliknya ke warga," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved