bisnis

Harga Ayam Belum Juga Turun, Agus: Kandang Ayam Pedaging Kosong

Harga ayam yang tak kunjung turun ke harga normal selain dikeluhkan oleh konsumen tentunya, juga diresahkan oleh pedagang ayam potong yang ada.

Banjarmasinpost.co.id/Leni Wulandari
PEDAGANG-Pedagang Ayam Potong di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Hj Maryamah (55). 

Editor: edi nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga ayam yang tak kunjung turun ke harga normal selain dikeluhkan oleh konsumen tentunya, juga diresahkan oleh pedagang ayam potong yang ada.

Mahalnya harga ayam di pasaran disampaikan oleh pedagang ayam potong, Hj Maryamah (55) di Pasar Sentra Antasari, Jalan P Antasari, kelurahan Kelayan Luar, kecamatan Banjarmasin Tengah.

Menurut Hj Maryamah, harga jual ayam potong per kilogramnya seharga Rp 35.000. sedangkan untuk harga ayam per ekornya dijual seharga Rp 41.000.

Hj Maryamah menyampaikan, mahalnya harga ayam saat ini disebabkan oleh sedikitnya stok yang ada dari para peternak ayam.

"Bangkrut dia. Soalnya sempat anjlok harganya turun jauh saat Ramadhan ketika ada virus Corona," ucapnya kepada banjarmasinpost.co.id, pada Senin (15/6/2020).

24 Orang Terkonfirmasi Positif Covid- 19 Berasal Dari Pasar Baru dan pasar Wangkang

Selaras dengan hal tersebut, Kepala UPTD Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Rumah Pemotongan Unggas (RPU) kota Banjarmasin, Agus Siswandi (50), mengatakan memang stok ayam pedaging di kandang banyak peternak saat ini kosong.

Menurutnya, ketersediaan ayam pedaging di kandang peternakan para peternak ayam dari Batibati kabupaten Tanah Laut dan Palangkaraya provinsi Kalimantan Tengah saat ini tengah mengalami kekurangan pasokan.

Total Anggaran TMMD di Wilayah Kabupaten Banjar Sebesar Rp 1 Miliar Lebih, Ini Sasaran Kegiatannya

Sebab, menurut Agus para peternak takut untuk menyetok ayam yang kemungkinan harga jual di pasaran akan kembali mengalami kenaikan.

Kurangnya pasokan ayam pedaging tersebut, disampaikannya jauh dari jumlah kebutuhan ayam potong di kota Banjarmasin.

Objek Candi Agung Kembali Ditutup

"Kebutuhan ayam kita rata-rata 30.000 ekor per hari. Normalnya perlu 40 mobil pickup pengangkut ayam potong. Namun saat ini hanya ada 10 mobil pickup yang masuk, itu pun rak yang diisi ayam di dalam mobil tidak penuh," jelasnya.

Berdasarkan penjelasan Agus, satu mobil pickup, berisi enam rak yang diisi oleh 100 ekor ayam dalam setiap raknya.

(banjarmasinpost.co.id/leniwulandari)

Penulis: Leni Wulandari
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved