Breaking News:

Serambi Mekkah

Pilkada Serentak 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Permintaan Bupati Banjar

Bupati Banjar H Khalilurrahman ikuti sosialisasi tahapan pilkada serentak 2020 secara daring Zoom Meeting di Command Center Barokah Martapura

istimewa/Diskominfostandi Kabupaten Banjar
Bupati Banjar mengikuti meeting KPU Kalsel 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabupaten Banjar merupakan salah satu Kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak tahun 2020 meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Adanya bencana non alam Covid-19 menyebabkan Pilkada secara serentak sempat tertunda yang rencana sebelumnya dilaksanakan 23 September 2020, namun akan tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Untuk mempersiapkan dilaksanakannya Pilkada serentak tersebut KPU Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2020 melalui aplikasi Zoom Meeting.

Bupati Banjar H. Khalilurrahman didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar dan Kabag Pemerintahan Kabupaten Banjar mengikuti sosialisasi tersebut di Command Center Barokah Martapura, Rabu (17/6/2020) pagi.

Ketua KPU Kalimantan Selatan, Sarmuji dalam sambutannya mengatakan setelah mengalami penundaan sekitar 3 bulan, penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah secara serentak Tahun 2020 dilanjutkan.

Tepatnya 15 Juni 2020 KPU seluruh jajaran penyelenggara pemilihan serentak Tahun 2020 resmi menyatakan melanjutkan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota.

Sementara itu, Bupati Banjar H Khalilurrahman yang akrab disapa Guru Khalil dalam kesempatan tersebut mengatakan menyelenggarakan pilkada dalam situasi daerah dilanda Covid-19 harus memperhatikan protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan dan KPU berperan penting dalam melakukan penyuluhan tentang pelaksanaan teknis pemungutan suara.

"Menyelenggarakan pemilihan Pilkada dalam situasi daerah masih dilanda Covid-19, sehingga bagaimanapun sistem penyelenggaraan pilkada ini harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, karena bagaimanapun di kampung-kampung itu sangat diperlukan sekali penyuluhan terutama Dinkes dan KPU Kabupaten Banjar untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang pelaksanaakan teknis pemungutan suara," ujar Guru Khalil.

Sekda Kabupaten Banjar menyaksikan penandatanganan PKS Bawaslu dan KASN
Sekda Kabupaten Banjar menyaksikan penandatanganan PKS Bawaslu dan KASN (istimewa/Diskominfostandi Kabupaten Banjar)

Sosialisasi ini juga diikuti oleh Forkopimda se-Kalimantan Selatan, Bawaslu Kab/Kota se-Kalsel, Bupati/Walikota Se Kal Sel, Ketua Bawaslu Prov. Kalsel, Ketua Kesbangpol KalSel, Ketua KPU/Bawaslu Kabupaten/Kota Se KalSel dan Calon Bupati/Walikota Se Kal Sel.

Selain itu juga dilakukan video conference menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengawasan Netralitas ASN Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sekda Kabupaten Banjar, HM Hilman menyambut baik penandatangan PKS antara Bawaslu dengan KASN tersebut, sehingga dapat menekan angka-angka pelanggaran netralitas ASN agar menghasilkan pilkada yang berkualitas. (AOL/*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved